Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

RSUD Buleleng Siapkan Layanan Cuci Darah di Ruang ICU, Optimalkan Pelayanan pada Pasien Kritis

Eka Prasetya • Kamis, 10 Juli 2025 | 17:17 WIB

 

CUCI DARAH: Pelayanan cuci darah terhadap pasien di ruang ICU RSUD Buleleng.
CUCI DARAH: Pelayanan cuci darah terhadap pasien di ruang ICU RSUD Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – RSUD Buleleng kini menyediakan layanan hemodialisa atau layanan cuci darah langsung di ruang ICU (Intensive Care Unit).

Dengan layanan tersebut, maka perawatan terhadap pasien kritis di ruang ICU bisa lebih maksimal.

Selama ini pelayanan cuci darah terhadap pasien kondisi kritis selalu menjadi tantangan. Pasien gagal ginjal yang menggunakan alat bantu napas tidak bisa dipindah ke ruang hemodialisa reguler.

Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD. menjelaskan, layanan hemodialisa di ruang ICU sangat penting untuk menekan risiko medis selama proses pemindahan pasien.

“Selama ini, pasien cuci darah yang memakai ventilator harus dipindahkan secara manual ke ruang hemodialisa, dan ventilatornya pun diganti ke mode manual selama 3–4 jam. Itu sangat berisiko. Dengan alat Hemodialisa di ICU, semua bisa dilakukan di tempat dengan lebih aman dan efisien,” ujar Arya.

Mesin Hemodialisa yang ditempatkan di ICU telah dilengkapi dengan sistem sirkuit tertutup, fasilitas pembuangan limbah medis, dan instalasi air bersih khusus. 

Hal tersebut memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional dan aman bagi pasien maupun tenaga medis.

Selain meningkatkan keselamatan, fasilitas ini juga mempercepat proses penanganan medis secara individual. Karena penyesuaian alat dilakukan sesuai kondisi klinis masing-masing pasien.

RSUD Buleleng sendiri saat ini melayani 50–60 pasien cuci darah setiap hari dari total 270 pasien yang terdaftar. 

Layanan ICU Hemodialisa diyakini bisa memperbesar peluang kesembuhan, khususnya bagi pasien dalam kondisi berat.

RSUD Buleleng juga menargetkan pengadaan alat MRI (Magnetic Resonance Imaging). Dengan alat ini, diharapkan masyarakat Buleleng tidak perlu lagi dirujuk ke Denpasar untuk pemeriksaan lanjutan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#icu #rsud #Klinis #hemodialisa #cuci darah #medis #pasien #kritis #buleleng #rsud buleleng