Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jangan Anggap Remeh Cacingan! Kasus Kronis Bisa Picu Kematian

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:08 WIB
Ilustrasi cacingan
Ilustrasi cacingan

RadarBuleleng.id – Penyakit cacingan kerap dianggap sepele. Padahal jika dibiarkan tanpa pengobatan, cacingan bisa berakibat fatal. Bahkan hingga menyebabkan kematian. 

Pemerintah pun berupaya mengendalikan kasus cacingan di Provinsi Bali. Caranya, menggencarkan program pemberian obat cacing secara massal.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) pada Dinas Kesehatan Bali, dr. I Gusti Ayu Raka Susanti menjelaskan, tiap tahun pihaknya berupaya mengendalikan kasus cacingan.

Pada periode pertama  tahun 2025, pihaknya menyasar 679.888 orang anak dengan rentang usia 1–12 tahun. Hingga kini 99 persen anak sudah mendapatkan obat cacing.

“Program ini memang difokuskan pada pemberian obat cacing massal bagi anak-anak agar mereka terlindungi dari bahaya cacingan,” kata Raka.

Ia mencontohkan kasus tragis seorang balita usia 4 tahun asal Jawa Barat yang meninggal setelah tubuhnya dipenuhi cacing. 

Kondisi tersebut, kata Raka, menunjukkan bahwa cacingan bisa berakibat fatal bila tidak segera ditangani. 

“Cacing mengambil nutrisi anak dan bisa bermigrasi ke organ-organ dalam tubuh. Itu yang membuat cacingan berpotensi mematikan,” tegasnya.

Sayangnya, Bali belum memiliki data terbaru mengenai prevalensi cacingan. Survei terakhir dilakukan pada 2019 di empat kabupaten. 

Hasilnya, Karangasem mencatat angka cukup tinggi. Ada 13,11 persen kasus cacingan pada anak SD; 5,26 persen pada balita; dan 8,59 persen pada ibu hamil. 

Selanjutnya kasus cacingan di Bangli tercatat setinggi 8,1 persen; Tabanan 0,8 persen; dan Badung 1,60 persen pada anak SD; 0,38 persen pada balita, serta 2,92 persen pada ibu hamil. 

“Tidak setiap tahun kami bisa melakukan survei, dan tidak semua kabupaten masuk dalam pemantauan,” jelas Raka.

Lebih lanjut, ia menyebutkan ciri-ciri anak yang mengalami cacingan, antara lain badan terasa lemas, kurus, mudah sakit, hingga anemia. 

“Cacing menyerap nutrisi tubuh, sehingga tumbuh kembang anak menjadi terganggu,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #kesehatan #kematian #balita #fatal #obat cacing #cacingan #penyakit #anak