SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di sekolah.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah melalui Pelatihan Operator Sistem Informasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (SI UKS) bagi tingkat TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs se-Buleleng tahun 2025.
Pelatihan berlangsung di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng sejak Selasa (16/9/2025).
Pelatihan akan berlangsung selama empat hari dengan menghadirkan operator SI UKS dari seluruh sekolah di Buleleng.
Dalam sambutannya, Juartawan menekankan pentingnya penerapan teknologi informasi untuk memperkuat layanan kesehatan di sekolah.
“Melalui SI UKS, kami ingin menciptakan sistem pengelolaan layanan kesehatan yang modern, terukur, dan berkelanjutan. Ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang UKS,” tegasnya.
Ia pun mendorong seluruh peserta agar serius mengikuti pelatihan. “Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ilmu yang diperoleh nantinya harus bisa diterapkan demi kesehatan warga sekolah dan masyarakat luas,” tambahnya.
Apresiasi juga diberikan kepada Tim Pembina UKS Kabupaten dan Tim Pelaksana UKS Sekolah atas kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan program UKS di Buleleng.
Sementara itu, Kabag Kesra Buleleng Ni Nyoman Sukadani menegaskan bahwa UKS merupakan program penting untuk meningkatkan kesehatan peserta didik.
Peningkatan derajat kesehatan bisa dilakukan lewat pemeriksaan berkala, penyuluhan kesehatan, hingga langkah promotif dan preventif lainnya.
Namun, selama ini pengelolaan dan pelaporan kegiatan UKS masih manual.
“Dengan cakupan sembilan kecamatan dan lebih dari 500 sekolah, koordinasi dan evaluasi program sangat sulit dilakukan. Karena itu, sistem informasi terintegrasi berbasis teknologi ini diharapkan bisa membuat pengelolaan dan pelaporan lebih efisien, akurat, dan terkoordinasi,” jelasnya.
Sukadani menambahkan, penerapan SI UKS sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu SDM, memperkuat efisiensi operasional, serta menjamin keberlanjutan layanan UKS di Buleleng.
Sebagai penguatan teknis, kegiatan ini menghadirkan Putu Ivan Aryana Atmaja, Staf Teknis Pengembangan Aplikasi pada Dinas Kominfo Santi Buleleng, sebagai narasumber.
Pemkab optimistis pelatihan ini mampu membawa perubahan signifikan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan program UKS, sekaligus mendongkrak derajat kesehatan peserta didik di Buleleng. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya