Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jaga Imun di Musim Hujan, Ahli Gizi di Buleleng Ingatkan Pentingnya Asupan Seimbang

Francelino Junior • Selasa, 18 November 2025 | 22:33 WIB

 

ilustrasi makanan bergizi
ilustrasi makanan bergizi

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musim hujan mulai melanda sejumlah wilayah di Bali. Perubahan cuaca dari panas ke dingin tak hanya berdampak pada aktivitas harian, tetapi juga bisa memengaruhi kondisi kesehatan apabila tubuh tidak mampu beradaptasi. 

Salah satu cara menjaga daya tahan tubuh adalah dengan memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Ahli Gizi dan Dietisien RSUD Buleleng, Gede Eka Subiarta mengatakan, tidak ada jenis gizi khusus yang wajib dipenuhi selama musim hujan. 

Namun, yang terpenting adalah memastikan asupan makanan tetap seimbang sesuai dengan Pedoman Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan.

“Pedoman ini mengampanyekan konsumsi makanan dengan komposisi seimbang. Setengah piring berisi sayur dan buah, sedangkan setengah lainnya diisi makanan pokok serta lauk pauk,” ujar Eka Subiarta.

Ia mencontohkan, nasi, jagung, atau kentang bisa menjadi sumber karbohidrat. Sementara tahu, tempe, dan daging berkualitas berperan sebagai sumber protein untuk memperkuat sistem imun. 

Sayur dan buah juga penting untuk membantu penyerapan zat gizi serta meningkatkan daya tahan tubuh.

“Jangan lupakan asupan vitamin dan mineral agar metabolisme tubuh tetap optimal. Meski cuaca dingin, tetap minum air putih supaya tubuh tidak dehidrasi,” tambahnya.

Selain menjaga pola makan, masyarakat juga diminta tetap aktif bergerak meskipun sering hujan. 

Olahraga ringan, yoga, atau senam di dalam rumah bisa menjadi pilihan agar tubuh tetap bugar. 

Tidur cukup, istirahat yang cukup, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat juga penting dilakukan.

Eka juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyakit yang kerap muncul di musim hujan, seperti batuk, flu, demam berdarah, serta penyakit kulit akibat kelembapan tinggi. 

“Jangan lupa peduli lingkungan dengan menerapkan 3M. Yakni Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang, agar terhindar dari sarang nyamuk penyebab demam berdarah,” ugnkap pria yang juga Ketua DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kabupaten Buleleng, .

Ia pun menghimbau agar masyarakat membatasi konsumsi makanan tertentu selama musim hujan. 

“Hindari gorengan atau makanan berminyak berlebihan karena dapat memperlambat metabolisme. Kurangi makanan terlalu pedas dan sayuran mentah yang bisa menyebabkan perut kembung, serta jangan sering minum minuman dingin di tengah cuaca dingin,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #olahraga #mineral #cuaca #makanan #kesehatan #musim hujan #sayur #gizi #lauk #vitamin #buah #rsud buleleng