Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dewan Buleleng Minta Pemerintah Tambah Ambulance Jenazah di Puskesmas. Sebut Ada Warga Bawa Pulang Jenazah Pakai Motor

Eka Prasetya • Minggu, 11 Januari 2026 | 16:40 WIB

 

AMBULANCE: Armada ambulans Buleleng Emergency Services yang terparkir di halaman Puskesmas Buleleng I.
AMBULANCE: Armada ambulans Buleleng Emergency Services yang terparkir di halaman Puskesmas Buleleng I.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Viralnya keluhan pelayanan ambulans di Puskesmas Gerokgak II, Kabupaten Buleleng, Bali, yang terjadi beberapa waktu lalu, masih menyita perhatian publik.

Anggota DPRD di Kabupaten Buleleng, mengusulkan agar pemerintah menambah ambulance jenazah di puskesmas.

Dengan begitu, pelayanan kesehatan di puskesmas bisa menjadi lebih maksimal. Terutama bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya.

Anggota Komisi IV DPRD Buleleng, H. Mulyadi Putra mengatakan, dirinya sebenarnya sudah sejak lama menyoroti pemenuhan ambulans jenazah di puskesmas.

Hal itu pernah ia sampaikan secara terbuka dalam pemandangan umum fraksi Demokrat Kebangkitan Bangsa, saat penyusunan APBD Perubahan 2025.

Hanya saja pandangan umum tersebut tidak ditindaklanjuti pemerintah. Bahkan akhirnya memicu masalah yang viral di media sosial.

“Karena ini sudah berulang kali terjadi. Kami sudah pernah usul agar ada ambulans jenazah. Karena saya tahu, ada masyarakat yang pernah membawa pulang jenazah pakai sepeda motor,” kata Mulyadi.

Baca Juga: Amor ing Acintya. Kecelakaan Maut di Desa Pakisan Buleleng, Seorang Pengendara Motor Tewas

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut pelayanan di Puskesmas Gerokgak II yang terletak di Desa Pejarakan memang memerlukan perhatian khusus.

Puskesmas tersebut memberikan pelayanan rawat inap bagi masyarakat. Puskesmas itu juga menjadi tumpuan pelayanan kesehatan masyarakat di Buleleng Barat.

Dalam proses pelayanan kesehatan dan rawat inap, ada saja masyarakat yang menghembuskan nafas terakhirnya di puskesmas. Sehingga ia berpendapat wajar saja jika Puskesmas Gerokgak II dilengkapi ambulans jenazah.

“Karena sudah berulang kali ada pasien yang meninggal di puskesmas. Jadi saya rasa wajar ada ambulans jenazah di puskesmas rawat inap, selain untuk rujukan dan gawat darurat. Jadi saran saya, tahun ini tolong diadakan,” tegas pria asal Desa Penyabangan, Gerokgak itu.

Ide tersebut mendapat dukungan dari Perbekel Pejarakan, Made Astawa. Menurut Astawa, Puskesmas Gerokgak II memang sangat membutuhkan ambulance jenazah.

Puskesmas tersebut bukan hanya melayani masyarakat dari Desa Pejarakan saja. Tapi juga melayani warga dari Desa Banyupoh, Pemuteran, Sumberkima, maupun Sumberklampok.

“Saya rasa sudah sewajarnya puskesmas juga ada ambulance jenazah,” kata Astawa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #dprd buleleng #viral #sepeda motor #kesehatan #dprd #puskesmas #ambulans #ambulance #Fraksi #masyarakat #politisi #apbd #buleleng #jenazah #media sosial