SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng melalui Dinas Kesehatan Buleleng menggelar evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Hotel Aneka Lovina, Senin (9/2/2026).
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan program prioritas nasional di bidang kesehatan, sekaligus memastikan kesiapan layanan di tingkat daerah.
Evaluasi tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Buleleng, Dewa Putu Merta Suteja mengatakan, Program CKG di Buleleng telah dilaksanakan sesuai instruksi Kementerian Kesehatan dan arahan kepala daerah.
Fokus pelaksanaan diarahkan pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, puskesmas pembantu, dan posyandu.
Ia menyebutkan, seluruh puskesmas di Kabupaten Buleleng telah siap melaksanakan CKG dengan dukungan sumber daya manusia, alat kesehatan, serta ketersediaan bahan medis habis pakai.
Program tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi, balita, prasekolah, remaja, dewasa, lansia, hingga ibu hamil, dengan jenis pemeriksaan yang telah ditetapkan sesuai pedoman Kementerian Kesehatan.
Untuk tahun 2026, target capaian CKG di Kabupaten Buleleng ditetapkan sebesar 46 persen.
Hingga saat ini, pelaksanaannya menunjukkan tren positif dengan capaian sekitar 16 persen pada bulan berjalan.
"Kami optimistis target CKG tahun 2026 dapat tercapai hingga akhir tahun," tegasnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama pada tahap awal pelaksanaan.
Kendala tersebut meliputi keterbatasan bahan medis habis pakai serta masih perlunya peningkatan pemahaman masyarakat terkait manfaat dan mekanisme Program CKG.
Karena itu, peran lintas sektor dinilai sangat penting, termasuk dukungan pemerintah kecamatan, desa, dan perangkat daerah lainnya, guna memperkuat sosialisasi serta mendorong partisipasi masyarakat.
Dewa Putu Merta Suteja juga mengajak masyarakat Buleleng untuk memanfaatkan Program CKG sebagai langkah deteksi dini faktor risiko penyakit sekaligus pencegahan komplikasi.
"Masyarakat cukup datang ke puskesmas, puskesmas pembantu, atau posyandu dengan membawa KTP, karena layanan CKG dijadwalkan buka setiap hari kerja di puskesmas dengan dukungan sarana dan prasarana yang telah disiapkan," katanya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya