Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Ingin Bangun Rumah Sakit Baru di Tejakula. Target Tuntas Tahun 2028

Francelino Junior • Senin, 16 Februari 2026 | 14:47 WIB

 

BICARA RUMAH SAKIT: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.
BICARA RUMAH SAKIT: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng berencana menambah satu rumah sakit (RS) baru di wilayah Buleleng timur. 

Rumah sakit yang akan dibangun bertipe D, setara dengan RSUD Giri Emas dan RSUD Tangguwisia yang sudah lebih dulu beroperasi.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengungkapkan, proyek pembangunan RS tersebut ditargetkan mulai dikerjakan dan rampung pada 2027 atau 2028. 

Saat ini, tahapan perencanaan masih berjalan, termasuk penyusunan Detail Engineering Design (DED).

“DED ini mengatur gambar kerja, spesifikasi teknis sampai rancangan anggaran biaya. Itu jadi acuan utama sebelum pengerjaan fisik dimulai,” kata Sutjidra.

Dari estimasi awal, anggaran pembangunan RS tipe D tersebut diperkirakan berkisar Rp 50 miliar hingga Rp 75 miliar. 

Pembangunan RS baru tersebut dinilai mendesak, mengingat masih jauhnya akses layanan kesehatan bagi warga di Buleleng timur.

Baca Juga: Masuk Zona Merah Rabies, Jembrana Longgarkan Aturan Pemberian VAR

Selama ini, masyarakat di wilayah tersebut memang mengandalkan RSUD Giri Emas yang dibangun pada 2017 lalu. Namun, lokasi RS tersebut berada di Kecamatan Sawan. 

Bahkan sebagian warga Kecamatan Tejakula, lebih memilih berobat ke Rumah Sakit Pratama Kubu di Karangasem atau ke Rumah Sakit Kasna Medika di Desa Tianyar Barat.

Atas pertimbangan itu, Pemkab Buleleng memprioritaskan pembangunan RS di Buleleng timur dibandingkan wilayah barat. 

Pasalnya, kawasan barat seperti Kecamatan Gerokgak dan Seririt masih relatif terjangkau fasilitas layanan kesehatan, salah satunya RSUD Tangguwisia di Kecamatan Seririt.

Meski demikian, Pemkab Buleleng tetap merancang pembangunan RS tipe D di Buleleng barat. Rencananya, RS tersebut akan dibangun di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. 

Sementara untuk Buleleng timur, lokasi pembangunan dipastikan berada di Desa Pacung, Kecamatan Tejakula.

“Lahan rumah sakit di Pacung merupakan milik Desa Adat Bangkah dan sudah dihibahkan ke Pemkab Buleleng. Ini penting agar tidak muncul persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Sutjidra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sawan #tianyar #Detail Engineering Design #gerokgak #rumah sakit #pemkab buleleng #bupati #Nyoman Sutjidra #Kubu #RSUD Giri Emas #Pemuteran #RSUD Tangguwisia #buleleng #Rumah Sakit Pratama #ded