Dinkes Buleleng Gencarkan Cek Kesehatan Gratis dan Edukasi Vaksin HPV

Francelino Junior • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 12:07 WIB
CEK KESEHATAN: Layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Buleleng. (Pemkab Buleleng)
CEK KESEHATAN: Layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Kesehatan Buleleng menggencarkan layanan pencegahan penyakit bagi masyarakat.

Salah satunya lewat kegiatan cek kesehatan gratis yang akan digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) pada Jumat (7/8/2026).

Selain cek kesehatan gratis, Dinkes Buleleng juga akan menggelar pemeriksaan deteksi dini kanker serviks serta vaksin Human Papillomavirus (HPV) bagi yang layak.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr. Sucipto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap pencegahan penyakit sejak dini.

“Selain memberikan Cek Kesehatan Gratis, kami juga memperkuat edukasi mengenai vaksin HPV dan pentingnya deteksi dini kanker serviks agar masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan,” ujar Sucipto.

Menurutnya, kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman kesehatan bagi perempuan di Indonesia. 

Penyakit tersebut umumnya berkaitan dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV), sehingga upaya pencegahan melalui vaksinasi dan pemeriksaan rutin perlu terus diperkuat.

Skrining kanker serviks, lanjut dia, menjadi langkah penting untuk menemukan potensi penyakit sejak tahap awal. Dengan deteksi lebih cepat, peluang keberhasilan penanganan juga semakin besar.

“Semakin dini penyakit diketahui, semakin cepat penanganan dapat dilakukan. Karena itu kami mengajak masyarakat tidak takut melakukan pemeriksaan sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan diri sendiri,” katanya.

Selain fokus pada pencegahan kanker serviks, Dinas Kesehatan Buleleng juga berupaya meningkatkan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). 

Saat ini, capaian program tersebut baru berada di angka sekitar 46 persen dari jumlah penduduk Buleleng yang mencapai lebih dari 830 ribu jiwa.

Melalui pemeriksaan gratis tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya, terutama terkait risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, serta berbagai faktor risiko lainnya.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Dinas Kesehatan melibatkan sejumlah fasilitas layanan kesehatan, seperti Puskesmas Buleleng I, Buleleng II, Buleleng III, Sukasada I, serta puskesmas terdekat lainnya apabila jumlah peserta melebihi target.

“Kami menargetkan sedikitnya 500 peserta mengikuti Cek Kesehatan Gratis pada kegiatan ini. Siapa pun masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya kami persilakan datang,” ungkap Sucipto.

Sementara itu, terkait vaksinasi HPV, dr. Sucipto menyebut imunisasi tersebut telah menjadi bagian dari program nasional Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). 

Jika sebelumnya vaksin HPV lebih banyak menyasar anak perempuan, kini sasaran program juga diperluas kepada anak laki-laki sesuai kebijakan pemerintah.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan langsung melalui sekolah-sekolah selama periode Juli hingga Agustus.

“Kami berharap dukungan penuh dari para orang tua agar tidak ragu memberikan izin kepada anaknya mengikuti vaksinasi HPV. Vaksin ini merupakan langkah efektif untuk mencegah penyakit akibat infeksi HPV dan melindungi generasi muda di masa depan,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
dinas kesehatan kesehatan undiksha kanker vaksin