SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Warga Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, tidak perlu khawatir ketika membutuhkan pertolongan kesehatan secara cepat.
Sejak 2020, pemerintah desa setempat menghadirkan Unit Kesehatan Desa (UKD) yang memberikan layanan kesehatan darurat selama 24 jam tanpa dipungut biaya.
Keberadaan UKD tersebut menjadi salah satu upaya Pemdes Suwug dalam mempercepat penanganan warga yang mengalami gangguan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat (emergency).
Selain memberikan pertolongan awal, layanan ini juga membantu proses rujukan pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Perbekel Desa Suwug, Ketut Suadnyana mengatakan, UKD dibentuk untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat.
Warga yang membutuhkan pertolongan dapat memanfaatkan armada yang disediakan pemerintah desa selama 24 jam.
“Kami menyediakan sarana mobil yang melayani 24 jam. Tidak hanya antar warga yang sakit ke rumah sakit di Singaraja, bahkan sampai ke RS Prof Ngoerah di Sanglah. Pelayanan ini sepenuhnya gratis untuk masyarakat Desa Suwug,” ujar Suadnyana.
Untuk mendukung operasional layanan tersebut, Pemdes Suwug juga membangun gedung UKD yang berada di sebelah Kantor Perbekel Suwug.
Gedung tersebut tidak hanya menjadi pusat pelayanan, tetapi juga tempat masyarakat memperoleh informasi terkait kesehatan.
Menurut Suadnyana, sektor kesehatan menjadi salah satu program prioritas desa. Letak Desa Suwug yang cukup jauh dari pusat Kota Singaraja membuat kecepatan akses layanan kesehatan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
Tingginya kebutuhan layanan tersebut terlihat dari aktivitas armada UKD yang cukup padat. Dalam satu kali operasional, kendaraan UKD dapat melakukan perjalanan menuju Kota Singaraja hingga 10 sampai 13 kali.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya, anggarannya Rp 100 juta per tahun. Tapi karena ada pemangkasan anggaran dana desa yang kami terima, sehingga saat ini kami turunkan anggaran UKD menjadi Rp 70 juta,” jelasnya.
Selain melalui UKD, Pemdes Suwug juga menjalankan program kesehatan masyarakat melalui pos pembinaan terpadu (posbindu).
Program tersebut menyasar kelompok lanjut usia (lansia) dengan melibatkan kerja sama bersama Puskesmas Sawan I serta kader kesehatan desa.
Melalui kegiatan posbindu, para lansia dikumpulkan di masing-masing balai banjar untuk mendapatkan pemeriksaan dan perhatian kesehatan secara rutin.
Suadnyana berharap keberadaan berbagai layanan kesehatan tersebut dapat membantu masyarakat mendapatkan akses pertolongan lebih cepat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan warga Desa Suwug. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng