RadarBuleleng.id – Ancamannya kasus rabies di Bali belum benar-benar reda.
Hasil uji laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar mengonfirmasi tiga sampel anjing di Kabupaten Jembrana, Bali, positif terinfeksi rabies.
Bahkan, salah satu insiden tragis menimpa satu keluarga—seorang ibu beserta dua anak kandungnya—di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, yang menjadi korban gigitan anjing rabies.
Mirisnya, mayoritas anjing terinfeksi yang terdeteksi dalam kasus terbaru ini merupakan anjing anakan atau berpotensi belum tersentuh vaksinasi.
Fenomena tersebut mendapat perhatian serius Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Jembrana karena anak anjing berisiko menjadi rantai baru penyebaran virus mematikan tersebut.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, mengonfirmasi hasil pengujian dari BBVet Denpasar tersebut.
"Dari lima sampel yang kami kirim—empat anjing dan satu kucing—tiga sampel anjing dinyatakan positif rabies. Seluruhnya berawal dari kasus gigitan di Kecamatan Jembrana, Negara, dan Melaya," jelas Sugiarta saat memberikan keterangan resmi.
Sugiarta menyebut, sampel positif kali ini didominasi oleh anjing usia muda. Ia mengimbau masyarakat yang memelihara anak anjing untuk tidak mengabaikan jadwal imunisasi hewan peliharaan mereka.
"Sebagian besar sampel positif merupakan anakan. Kami menghimbau warga yang memelihara anjing muda dan belum divaksin untuk segera melapor serta menghubungi petugas medik veteriner (medik-vet) di kecamatan masing-masing," tegasnya.
Menanggapi situasi darurat tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana bergerak cepat dengan menjadwalkan emergency vaccination (vaksinasi darurat) secara serentak di tiga lokasi ditemukannya kasus positif tersebut.
Langkah itu diambil untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) dan memutus rantai penularan.
Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga pertengahan September 2026, tercatat sebanyak 73 kasus gigitan anjing positif rabies di wilayah Jembrana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali