Perluas Jangkauan Misi Kemanusiaan, Dorong Penguatan Relawan PMI Hingga Tingkat Desa

Eka Prasetya • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:19 WIB
PERKUAT PENGURUS: Suasana pelantikan pengurus PMI Kecamatan di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng. (Pemkab Buleleng)
PERKUAT PENGURUS: Suasana pelantikan pengurus PMI Kecamatan di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mendorong perluasan jangkauan serta percepatan penanganan misi kemanusiaan di seluruh penjuru Buleleng.

Langkah ini diwujudkan melalui pengukuhan dan penguatan jajaran kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) hingga ke tingkat kecamatan.

Hal tersebut diungkapkan Supriatna saat menghadiri pelantikan serentak sembilan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng, Rabu (14/10/2026).

Supriatna menegaskan, kondisi bentang geografis Kabupaten Buleleng yang sangat luas dan beragam menuntut hadirnya simpul-simpul relawan yang terorganisasi dengan baik hingga ke tingkat tapak.

”Hari ini kita melantik sembilan pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten Buleleng. Tujuannya jelas, yakni membantu dan memperkuat tugas-tugas PMI kabupaten agar mampu menjangkau seluruh pelosok wilayah Buleleng secara cepat dan presisi,” ujar Supriatna.

Supriatna meluruskan pandangan publik dengan menegaskan bahwa cakupan kerja PMI jauh melampaui urusan donor darah semata. 

PMI memegang peranan krusial dalam tanggap darurat bencana alam hingga penanganan krisis sosial kemanusiaan.

Salah satu fokus perhatian saat ini adalah dampak musim kemarau berkepanjangan yang memicu krisis air bersih di sejumlah desa di Buleleng. 

Dalam kondisi darurat, keberadaan pengurus dan relawan PMI kecamatan dituntut aktif bergerak menyalurkan bantuan.

”Karakter wilayah Buleleng ini luas. Dengan adanya pengurus dan relawan PMI di setiap kecamatan, persoalan emergency di masyarakat bisa ditangani lebih cepat. Kegiatan PMI tidak hanya donor darah, tetapi juga penanganan kebencanaan dan krisis air yang dialami warga,” jelasnya.

Guna memaksimalkan kerja-kerja sosial, Supriatna meminta jajaran pengurus PMI kecamatan periode 2026–2031 segera membangun jejaring yang solid bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta instansi terkait.

Selain kesiapsiagaan bencana, sosialisasi donor darah sukarela secara masif juga wajib terus digelorakan untuk menjaga ketersediaan stok darah aman di Buleleng.

”Harapan kami, dengan resminya kepengurusan PMI di sembilan kecamatan ini, jangkauan serta performa PMI Kabupaten Buleleng dalam melayani urusan sosial kemanusiaan akan semakin meningkat, responsif, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Relawan Kemanusiaan Gede Supriatna PMI Buleleng pemkab buleleng