Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Truk Molen Semen Hantam Pengendara dan Tugu di Buleleng. Polisi Ungkap Penyebabnya

Eka Prasetya • Senin, 30 Juni 2025 | 03:15 WIB

 

CEK TKP: Aparat kepolisian dari Polsek Kubutambahan mengecek TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan.
CEK TKP: Aparat kepolisian dari Polsek Kubutambahan mengecek TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan.

KUBUTAMBAHAN, RadarBuleleng.id – Kecelakaan tragis terjadi di simpang tiga Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Minggu malam (29/6/2025). 

Sebuah truk molen dengan muatan berat menabrak pengendara sepeda motor serta menghancurkan patung Ganesha milik Desa Adat Kubutambahan. Akibatnya satu orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Singaraja-Kintamani sekitar pukul 18.45 Wita. Truk molen (pengaduk) semen Aruna Jaya dengan nomor polisi DK 8544 XX melaju dari arah Kintamani menuju Kota Singaraja. 

Truk dikemudikan Irin Supandi, 49, warga Desa Muer, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ia didampingi kondektur Gede Suryawan, 46, warga Jalan Pulau Komodo Kelurahan Banyuning, Buleleng.

Saat tiba di tikungan simpang tiga Banjar Dinas Pasek, truk kehilangan kendali. Truk langsung menghantam sepeda motor yang tengah melintas dan menabrak patung Ganesha di pertigaan Desa Kubutambahan.

Pengendara sepeda motor yang menjadi korban diketahui bernama I Nyoman Budiasa, anggota Linmas Desa Kubutambahan. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita. 

Sementara sopir truk dan kernetnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Truk molen mengalami rem blong saat melaju menurun dari arah selatan. Sopir kehilangan kendali, hingga akhirnya menabrak pengendara motor dan menghancurkan patung Ganesha yang merupakan simbol keagamaan milik Desa Adat,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalinda Diaz.

Diduga truk mengalami rem blong sekitar 200 meter sebelum lokasi kejadian. Sehingga sopir truk nekat menabrakkan kendaraanya pada tugu di tengah jalan.

Menurut Yohana, selain menewaskan satu orang, kecelakaan ini juga menyebabkan satu unit sepeda motor rusak berat akibat terlindas. Patung Ganesha yang berdiri megah di simpang tiga pun hancur rata dengan tanah.

Unit Lantas Polsek Kubutambahan yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan tindakan cepat. “Kami langsung mengevakuasi korban, mengatur arus lalu lintas, mengamankan lokasi, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” imbuh Yohana

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab teknis rem blong serta kemungkinan adanya kelalaian dalam perawatan kendaraan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sepeda motor #truk #semen #kintamani #kubutambahan #muatan #kecelakaan #luka #linmas #patung #jalan raya #sopir #Desa adat #rem blong #Molen