SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kebakaran misterius menghanguskan sebuah mobil Toyota Hilux bernomor polisi DK 8246 XY di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.30 WITA.
Kendaraan milik Gus Dedik itu ludes dilalap api saat terparkir di sebuah lahan. Polisi pun masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Mobil diketahui sedang diparkir di lahan milik I Made Sudita, 58. Menjelang tengah malam, warga sekitar dikejutkan suara ledakan keras dari arah lokasi parkir.
Salah seorang saksi, I Komang Arcana, 57, yang mendengar suara tersebut langsung keluar rumah.
Saat tiba di lokasi, ia mendapati mobil milik bosnya sudah dikepung kobaran api dan menjadi tontonan warga.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengungkap sejumlah temuan yang memunculkan tanda tanya.
Berdasarkan keterangan saksi I Gede Weretiapa, 39, titik awal api diduga muncul di sekitar tangki bahan bakar dan ban belakang sebelah kiri. Di lokasi juga ditemukan sebuah flashdisk.
Selain itu, polisi tidak menemukan kopel atau cross joint yang menghubungkan mesin dengan gardan belakang. Yang lebih mencurigakan, tangki bahan bakar kendaraan juga tidak berada di posisi semestinya.
"Tangki BBM tidak ditemukan di tempat semestinya pada mobil. Hanya ditemukan lembaran plat dekat silincer knalpot, yang diduga bagian atas tangki berbentuk lingkaran," ungkap Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz, Kamis (23/7/2026).
Menurut Yohana, sejumlah saksi lain juga mengaku mendengar suara ledakan sebelum api berkobar hebat.
Bahkan, beberapa warga sempat mengira suara tersebut berasal dari benda yang menghantam atap seng, gardu listrik meledak, atau tabung gas yang meledak.
Ketiga saksi yang telah dimintai keterangan berada dalam radius sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Meski mendengar ledakan, mereka mengaku tidak melihat maupun mendengar aktivitas mencurigakan sebelum mobil terbakar.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng mengerahkan satu unit armada dari Pos Kubutambahan. Proses pemadaman dilakukan menggunakan satu tangki air dan satu alat pemadam api ringan (APAR).
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab kebakaran tersebut, termasuk menelusuri kejanggalan berupa hilangnya tangki bahan bakar dan komponen kendaraan lainnya.
“Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan," tambah Yohana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng