Rendang hingga Nasi Goreng Kampung Hadir di Beijing, KBRI Gelar Festival Kuliner Indonesia

Eka Prasetya • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:57 WIB
KULINER NUSANTARA: Yuli Hartanto, Executive Sous Chef JW Marriott Surabaya, saat memasak pada ajang Indonesian Culinary Festival 2026 di JW Marriott Hotel Beijing Central. (KBRI Beijing)
KULINER NUSANTARA: Yuli Hartanto, Executive Sous Chef JW Marriott Surabaya, saat memasak pada ajang Indonesian Culinary Festival 2026 di JW Marriott Hotel Beijing Central. (KBRI Beijing)

 

RadarBuleleng.id - Kelezatan kuliner Nusantara hadir di tengah masyarakat Beijing, Tiongkok. 

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing bersama JW Marriott Hotel Beijing Central dan Warisan Roemah Indonesia menggelar Indonesian Culinary Festival yang berlangsung pada 5–16 Agustus 2026.

Festival tersebut menghadirkan beragam hidangan khas Indonesia, mulai dari rendang, gado-gado, tuna gohu, bakso Malang, aneka sate, hingga nasi goreng kampung. 

Selain menu utama, pengunjung juga dapat menikmati berbagai makanan ringan khas Indonesia, seperti pisang goreng, dadar gulung, dan kue cantik manis.

Masyarakat Beijing dapat menikmati cita rasa otentik Nusantara di hotel berbintang tersebut selama hampir dua pekan.

Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun mengatakan, kuliner memiliki peran lebih dari sekadar menyajikan makanan. 

Menurutnya, makanan juga menjadi sarana membangun hubungan dan mempererat persahabatan antarbangsa.

“Menjadi diplomat puluhan tahun, saya sering menyaksikan bahwa kesepakatan dari perundingan yang alot sering kali terjadi bukan melalui negosiasi formal, namun di meja makan. Ketika dialog dan saling pemahaman terbangun di sela-sela menikmati hangatnya kopi atau lezatnya makanan,” ujar Djauhari.

Ia mengatakan, kekayaan rempah Indonesia yang telah dikenal dunia selama berabad-abad menjadi salah satu kekuatan utama dalam membentuk karakter kuliner Nusantara.

“Indonesia sejak berabad-abad lalu dikenal sebagai pusat rempah dunia. Kekayaan rempah Indonesia tersebut bukan hanya memberikan cita rasa yang kaya pada makanan Indonesia dari berbagai pulau, namun juga di negara-negara lainnya,” katanya.

General Manager JW Marriott Hotel Beijing Central, Wang Huan mengaku bangga dapat berkolaborasi dengan KBRI Beijing untuk menghadirkan kuliner Indonesia kepada masyarakat Tiongkok.

“Makanan memiliki kekuatan unik untuk menyatukan manusia, dan festival ini adalah cara kami untuk menghormati kekayaan warisan kuliner Indonesia sekaligus memperkuat ikatan antara kedua budaya kita,” ungkap Wang Huan.

Dalam festival tersebut, JW Marriott Hotel Beijing Central secara khusus menghadirkan Chef Yuli Hartanto, Executive Sous Chef JW Marriott Surabaya, untuk menyajikan berbagai menu otentik Indonesia.

Chef Yuli menyebut masakan Indonesia merupakan cerminan kekayaan budaya yang beragam, hangat, dan lekat dengan nilai kebersamaan.

“Masakan Indonesia adalah cerminan kekayaan budaya Indonesia – beragam, hangat, dan berakar kuat pada kebersamaan. Saya merasa terhormat dapat membawa makanan otentik Indonesia dengan berbagai latar belakang budaya di baliknya ke Beijing dan berbagi cita rasa tanah air saya dengan masyarakat di Beijing,” ujarnya.

Tidak hanya kuliner, KBRI Beijing juga menampilkan budaya Indonesia melalui pertunjukan tari tradisional Tor Tor yang dibawakan oleh mahasiswa Indonesia di Beijing. 

Pengunjung turut diperkenalkan dengan sejumlah destinasi wisata unggulan Indonesia, seperti Bromo, Banyuwangi, Kawah Ijen, Wae Rebo, hingga Pantai Pink.

KBRI Beijing menyebut penyelenggaraan festival kuliner tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya Indonesia lebih luas di Tiongkok. 

Promosi kuliner dan budaya diharapkan dapat memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk pariwisata dan ekonomi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
beijing kbri tiongkok nasi goreng kuliner