Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Beras Premium Mahal, Menteri Perdagangan Justru Salahkan Pengusaha Ritel

Jawapos Source control • Selasa, 20 Februari 2024 | 02:28 WIB

 

LANGKA: Sejumlah ritel yang masih memiliki stok berupaya menjaga pasokan dengan membatasi pembelian maksimal hanya 2 pcs per pelanggan
LANGKA: Sejumlah ritel yang masih memiliki stok berupaya menjaga pasokan dengan membatasi pembelian maksimal hanya 2 pcs per pelanggan

RadarBuleleng.id - Harga beras kualitas premium yang semakin mahal, membuat pemerintah pusat angka bicara.

Kementerian Perdagangan pun mengakui saat ini ada kelangkaan harga beras premium, termasuk di toko ritel modern.

Diduga pemilik usaha ritel ogah membeli beras dari pihak supplier, karena ada kenaikan harga beli beras.

Sebenarnya Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras premium hanya Rp 13.900 per kilogram. Namun harganya bisa naik menjadi Rp 16 ribu per kilogram.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, mengakui adanya kelangkaan beras premium di ritel modern. 

Zulkifli menyebut sebagian ritel modern memilih tetap menyerap beras premium yang sudah meroket. Konsekuensinya, mereka harus menjual beras ke konsumen dengan harga di atas HET.

 "Di pasar ritel modern memang supplier untuk premium harganya sudah naik. Jadi sebagian ritel modern tidak ambil, karena (harga) belinya sudah di atas HET. Ada sebagian ritel tetap ambil (beras premium), jualnya di atas HET," kata Zulkifli Hasan saat meninjau stok beras premium di salah satu ritel di Jakarta Selatan, Senin (19/2/2024).

Menurutnya pemerintah akan mempercepat penyaluran beras SPHP ukuran 5 kilogram ke sejumlah ritel modern.

Apabila ritel modern menjual beras SPHP, ia yakin harga beras premium juga akan turun.

Saat ini harga beras SPHP dijual seharga Rp 54.500 per sak. Dengan harga itu, pengusaha ritel masih mendapatkan margin keuntungan.

"Kita lihat SPHP, tentu harganya harga subsidi dijualnya 5kg dijual 54.500 sudah ada untung di dalam situ," jelas Zulkifli sebagaimana dilansir Jawapos.com.

Saat ini di sejumlah ritel modern di Jakarta, beras kualitas premium sudah banyak yang kosong. Biasanya beras kualitas premium dijual seharga Rp 69.500 per sak.

Sebagai gantinya, ritel modern kini menjual beras SPHP. Karena jumlahnya terbatas, pihak ritel juga membatasi pembelian beras SPHP sebanyak 2 sak per hari atau setara 10 kg per hari. (*)

Editor : Eka Prasetya
#zulkifli hasan #menteri perdagangan #beras