Radarbuleleng.jawapos.com- Sore ini, dalam lanjutan Liga 1 2024/2025, Bali United akan menjamu Borneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (28/1).
Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi kedua tim yang tengah berusaha memperbaiki performa mereka di tengah musim.
Namun, ada satu sorotan yang menarik perhatian jelang laga ini.
Pelatih kepala Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra, dipastikan absen. Teco harus menjalani pemeriksaan medis, sehingga tanggung jawab memimpin tim di laga ini sepenuhnya berada di tangan asisten pelatih, Kleberson.
Kleberson memastikan, bahwa jika absennya Teco tidak akan mengurangi kesiapan tim.
Dalam sesi konferensi pers kemarin, ia mengungkapkan bahwa persiapan tim berjalan sangat baik selama sepekan terakhir.
”Kami tahu mereka (Borneo FC) adalah lawan yang kuat dan pertandingan besok (hari ini) tidak akan mudah. Kami berusaha memberikan yang terbaik karena laga ini sangat penting untuk meraih hasil positif," ungkap Kleberson.
Bali United tentu harus bermain maksimal di hadapan suporternya, terutama karena statistik tidak berpihak pada mereka.
Dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Borneo FC, Bali United belum sekalipun mencatatkan kemenangan.
Pelatih yang baru saja menuntaskan Lisensi Pro CBF dari Brasil ini pun bakal memberikan yang terbaik bagi Serdadu Tridatu.
Apalagi hasil kemenangan 1-5 atas tuan rumah Semen Padang FC pekan lalu, menjadi modal berharga Serdadu Tridatu menatap pekan ini.
Meski berhasil menang besar pekan lalu, pasukan Serdadu Tridatu harus tetap mengantisipasi pergerakan tim asal Kalimantan Timur tersebut.
”Setiap pertandingan tentu akan ada perbedaan. Kami bisa menang melawan Semen Padang tentu akan berbeda strateginya melawan Borneo FC besok malam," ujarnya.
”Kami dalam tim pelatih telah melakukan pertemuan dan membahas semua persiapan. Kami tahu lawan memiliki gaya bermain yang berbeda, mereka punya pelatih dan beberapa pemain baru, kami melihat permainan mereka dan kami akan menyiapkan semuanya dengan baik. Semoga kami meraih tiga poin besok malam (hari ini)," sambung Kleberson.
Di sisi lain, Borneo FC yang diasuh oleh Joaquin Gomez sedang berada dalam momentum positif.
Setelah sempat menelan tiga kekalahan beruntun, mereka bangkit dengan dua kemenangan di laga terakhir.
Gomez mengakui bahwa menghadapi Bali United bukanlah tugas mudah, tetapi ia percaya timnya mampu memberikan perlawanan sengit.
”Kami menghadapi salah satu tim terbaik di Indonesia, yang memiliki fasilitas latihan bagus. Tapi kami sudah bekerja keras dan siap memberikan yang terbaik," kata Gomez.
Ia juga secara spesifik menyebutkan ancaman dari pemain Bali United, seperti Irfan Jaya, yang dianggap berbahaya jika dibiarkan bebas bergerak.
Namun, Gomez mengingatkan bahwa dirinya lebih fokus pada sepak bola murni.
”Saya tidak suka drama, saya suka sepak bola tanpa drama," ungkapnya, seolah menyindir gaya permainan Bali United yang sering dituding mengulur waktu saat unggul.
Kedua tim sama-sama membawa beban untuk tidak mengecewakan pendukung mereka.
Bali United, yang baru saja bangkit dengan kemenangan melawan Semen Padang setelah sebelumnya dipermalukan Persik Kediri di kandang sendiri, memiliki motivasi besar untuk menebus kekalahan tersebut.
Namun, tren buruk di kandang masih menjadi momok. Dalam dua laga terakhir di Stadion Dipta, mereka belum mampu meraih kemenangan.
Untuk itu Bali United wajib mengembalikan ‘keangkeran’ Stadion Dipta untuk tim lawan yang dihadapi.
Sementara itu, Borneo FC datang dengan semangat memperpanjang momentum positif mereka.
Kemenangan di laga ini bisa menjadi titik balik untuk terus merangkak naik di papan klasemen.
Laga ini diprediksi akan berlangsung ketat dengan kedua tim saling berupaya memanfaatkan kelemahan lawan.
Bali United diharapkan bermain lebih agresif untuk memecahkan rekor buruk mereka melawan Borneo FC, sementara tim tamu akan mengandalkan konsistensi dan strategi matang dari Gomez.***
Editor : Donny Tabelak