Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pendakian Puncak Cartenz Papua Memakan Korban. Dua Pendaki Meninggal, Fiersa Besari Selamat

Dhian Harnia Patrawati • Minggu, 2 Maret 2025 | 23:01 WIB

 

EVAKUASI: Tim SAR Mimika melakukan evakuasi korban meninggal di Puncak Cartenz. Setiap tahun, sekitar 2.000 orang mendaki gunung tersebut.
EVAKUASI: Tim SAR Mimika melakukan evakuasi korban meninggal di Puncak Cartenz. Setiap tahun, sekitar 2.000 orang mendaki gunung tersebut.

RadarBuleleng.id – Dua pendaki perempuan kehilangan nyawa saat mendaki Puncak Cartenz, salah satu puncak tertinggi di Indonesia, pada Sabtu, 1 Maret 2025. 

Kedua korban, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono, yang masing-masing berusia 60 tahun. 

Mereka berdua diduga mengalami hipotermia akibat suhu ekstrem di kawasan Pegunungan Jayawijaya, Papua Tengah.

Hipotermia terjadi akibat paparan suhu dingin ekstrem yang menyebabkan gangguan pada jantung, otak, dan sistem pernapasan. 

Berdasarkan laporan, badai menerjang kawasan Cartenz sejak Jumat (28/2/2025) hingga Sabtu (1/3/2025), yang menyebabkan penurunan suhu yang drastis. Sehingga memperburuk kondisi pendakian.

Penulis dan aktivis HAM, Andreas Harsono mengungkapkan, salah satu korban dalam pendakian tersebut adalah Lilie Wijayanti. 

Mendiang dikenal sebagai perancang busana asal Bandung. Dia memiliki ambisi menaklukkan tujuh puncak tertinggi di Indonesia. 

Puncak Cartenz, Papua, menjadi titik terakhir untuk melengkapi misinya dalam ekspedisi Seven Summits Indonesia. 

Sementara itu, Elsa Laksono adalah seorang dokter gigi asal Jakarta. Keduanya merupakan alumni SMA Dempo Malang angkatan 1984. 

Elsa dan Lilie merupakan bagian dari ekspedisi yang terdiri dari 10 pendaki, termasuk beberapa warga negara asing asal Rusia dan Turki. 

Selain mereka, tiga pendaki lainnya juga mengalami hipotermia, namun berhasil selamat. 

Rombongan ini diduga menggunakan jasa PT Tropis Cartenz Jaya sebagai penyedia layanan ekspedisi.

Musisi Fiersa Besari dan konten kreator Furky Syahroni juga tergabung dalam ekspedisi tersebut. 

Fiersa Besari dan Furky Syahroni tengah menjalankan misi "Ekspedisi Atap Negeri," yang mendokumentasikan pendakian 33 puncak gunung tertinggi di setiap provinsi Indonesia. 

Sejak 2019, Fiersa dan timnya telah berhasil mendaki 32 puncak, dan Puncak Cartenz menjadi titik terakhir dalam perjalanan panjang mereka.

Menurut Andreas Harsono, tim ekspedisi berangkat dari Timika menggunakan helikopter menuju Lembah Kuning atau Teras Dua. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. 

Namun, di tengah perjalanan, lima pendaki mengalami hipotermia, yang berujung pada meninggalnya Elsa dan Lilie.

Evakuasi jenazah Elsa telah dilakukan pada Minggu, 2 Maret 2025, menggunakan helikopter menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika. 

Sementara itu, jenazah Lilie dan sisa anggota rombongan masih berada di Lembah Kuning. 

Kondisi cuaca yang tidak mendukung menyebabkan proses evakuasi tertunda hingga Senin, 3 Maret 2025.

Cartenz Pyramid, dengan ketinggian 4.883 mdpl, adalah puncak tertinggi di Indonesia yang terletak di Pegunungan Jayawijaya, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. 

Gunung ini terkenal dengan jalur pendakiannya yang ekstrem dan medan yang sulit, menjadikannya salah satu gunung tersulit bagi para pendaki. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#fiersa besari #hipotermia #Puncak Cartenz #pendaki #seven summit #papua