SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng, Bali.
Dia mengunjungi fasilitas pendidikan yang dikelola Kodam IX/Udayana. Khususnya di Sekolah Calon Tamtama (Secata) yang terletak di Jalan Surapati, Singaraja.
Sjafrie mendatangi Secata Singaraja sekitar pukul 08.50, Sabtu (5/4/2025) pagi. Dia datang menggunakan helikopter super puma milik TNI Angkatan Udara.
Helikopter tersebut langsung mendarat di Lapangan Bola Darma Wangsa yang berada di areal Secata Rindam IX/Udayana.
Selanjutnya ia mendengarkan paparan dan penjelasan dari Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni serta Komandan Rindam IX/Udayana, Kolonel Inf Didit Hari Prasetyo Putro.
Setelah mendengarkan paparan, dia langsung melihat fasilitas yang ada di areal Secata Rindam IX/Udayana. Baik itu fasilitas kelas, barak, dapur, termasuk fasilitas latihan.
Dia juga terlihat sempat berdialog langsung dengan salah seorang siswa yang mengikuti latihan di areal Secata.
Setelah melakukan kunjungan dan melihat fasilitas, dia langsung meninggalkan areal Secata untuk selanjutnya kembali ke Jakarta.
Waka Pendam IX/Udayana, Letkol Inf Wiji Untoro mengatakan, kunjungan ke Secata Singaraja merupakan rangkaian dari agenda kunjungan kerja Menteri Pertahanan.
Menurut Wiji, Menhan sempat mengunjungi beberapa fasilitas pendidikan TNI yang ada di seluruh Indonesia.
Sebelum melakukan kunjungan ke Singaraja, Menhan sempat melakukan kunjungan ke Secata Rindam XIV/Hasanuddin di Sulawesi Selatan.
“Kemarin (Jumat, Red) beliau meninjau ke Makassar. Hari ini ke Singaraja. Jadi yang ditinjau memang yang jauh dari kota,” kata Wiji.
Menurutnya kunjungan itu dilakukan dalam rangka perbaikan fasilitas pendidikan. Mulai dari tenaga pendidik, pemenuhan SDM, maupun fasilitas pendukung latihan.
“Kalau soal kurikulum, bahan ajar, silabus, itu tidak disentuh oleh beliau. Hanya terkait fasilitas kelas, barak, dapur, dan fasilitas latihan,” ujarnya.
Lebih lanjut Wiji menjelaskan, Menhan juga ingin mengetahui kondisi fasilitas pendidikan TNI. Baik itu jenjang tamtama, bintara, maupun kejuruan. Khususnya yang jauh dari kawasan perkotaan.
“Melihat dan meninjau. Apakah sudah representatif atau belum. Apa yang ditemukan di Rindam, apa yang kurang, tentu akan menjadi catatan beliau,” demikian Wiji.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Wakasad Letjen TNI Tandiyo Budi Revita; Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari; Irjen Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte.
Hadir pula Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Piek Budyakto; serta Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni; serta Komandan Korem 163/Wirasatya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya