RadarBuleleng.id – Kerjasama Tiongkok dengan negara-negara ASEAN tak lagi sebatas hubungan diplomatik atau kerja sama perdagangan.
Selain hubungan strategis tersebut, kedua pihak terus memperluas kolaborasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga penguatan kapasitas menghadapi bencana alam.
Komitmen itu kembali ditegaskan pemerintah Tiongkok melalui berbagai program pembangunan yang dijalankan bersama negara-negara ASEAN.
Fokusnya bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan.
Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara China International Development Cooperation Agency (CIDCA), Tang Ying, dalam konferensi pers di kantor CIDCA, Beijing, Tiongkok, Selasa (30/6/2026). Jurnalis Radar Buleleng, Eka Prasetya, turut mengikuti konferensi pers tersebut.
Tang Ying mengatakan, hubungan Tiongkok dan ASEAN saat ini telah berkembang menjadi kemitraan strategis komprehensif sekaligus komunitas dengan masa depan bersama.
Karena itu, kerja sama pembangunan menjadi salah satu fondasi penting dalam mempererat hubungan kedua belah pihak.
"Tiongkok dan ASEAN merupakan mitra strategis komprehensif sekaligus komunitas dengan masa depan bersama. Kedua pihak adalah mitra penting dalam kerja sama pembangunan," ujar Tang Ying.
Menurut dia, selama bertahun-tahun pemerintah Tiongkok terus menyelaraskan strategi pembangunan dengan negara-negara ASEAN melalui berbagai bentuk kerja sama praktis.
Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, konsultasi kebijakan, hingga peningkatan kemampuan dalam pencegahan dan pengurangan risiko bencana.
Dalam mendukung agenda pembangunan global, Tiongkok juga memanfaatkan Global Development and South-South Cooperation Fund untuk memperluas kerja sama dengan berbagai organisasi internasional, seperti Program Pembangunan PBB (UNDP), Dana Anak PBB (UNICEF), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta negara-negara anggota ASEAN.
Melalui kolaborasi tersebut, lebih dari 20 proyek pembangunan telah direalisasikan. Program-program itu meliputi pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, penguatan layanan kesehatan, bantuan pangan, hingga berbagai sektor pembangunan lainnya yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya itu, Tiongkok juga secara rutin menggelar program peningkatan kapasitas sumber daya manusia bersama negara-negara ASEAN.
Materi pelatihannya mencakup administrasi publik, perdagangan dan investasi, pertanian, kehutanan, peternakan, hingga sektor perikanan.
Tang Ying menilai rangkaian kerja sama tersebut telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi maupun sosial di kawasan Asia Tenggara.
Komitmen Tiongkok juga terlihat dalam penanganan bencana. Tang Ying mengatakan, setiap kali negara-negara ASEAN dilanda bencana alam berskala besar, pemerintah Tiongkok selalu berupaya memberikan bantuan kemanusiaan secepat mungkin.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus semangat saling membantu sebagai negara-negara yang hidup bertetangga.
Upaya memperkuat kerja sama itu kembali berlanjut pada tahun ini melalui peluncuran Proyek Kerja Sama Penanggulangan Bencana Tiongkok–ASEAN.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas negara-negara ASEAN dalam mencegah sekaligus mengurangi risiko bencana.
"Tahun ini, Proyek Kerja Sama Penanggulangan Bencana Tiongkok–ASEAN resmi diluncurkan. Proyek tersebut diharapkan semakin meningkatkan kapasitas kawasan dalam pencegahan dan pengurangan risiko bencana, sekaligus memberikan dorongan baru bagi terwujudnya kawasan ASEAN yang lebih tangguh," katanya.
Ke depan, pemerintah Tiongkok memastikan akan terus memperkuat kerja sama pembangunan, baik melalui skema bilateral maupun multilateral bersama negara-negara ASEAN.
Harapannya, semakin banyak kolaborasi yang mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkokoh hubungan kedua kawasan dalam jangka panjang. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya