Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

HEBOH! Macan Tutul Nyasar ke Lantai 2 Hotel di Bandung, Evakuasi 3 Jam Sempat Bikin Panik

Acep Tomi Rianto • Selasa, 7 Oktober 2025 - 00:13 WIB
Macan tutul yang masuk kedalam hotel Anugerah Bandung.
Macan tutul yang masuk kedalam hotel Anugerah Bandung.

RadarBuleleng.id - Suasana di kawasan Jalan Padasaluyu, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, mendadak mencekam pada Senin (6/10/2025) pagi.

Penyebabnya, seekor macan tutul (Panthera pardus) mendadak muncul di lingkungan Hotel Anugerah. 

Evakuasi satwa liar yang dilindungi ini berlangsung dramatis selama hampir tiga jam dan sempat membuat panik para pegawai hotel dan warga sekitar.

Peristiwa menghebohkan ini pertama kali disadari oleh penjaga hotel, sekitar pukul 06.30 WIB.

Penjaga hotel yang sedang bertugas terkejut melihat seekor macan tutul sudah berada di dalam area hotel, mondar-mandir di sekitar lobi kamar, dan bahkan terlihat turun dari tangga.

Macan tutul tersebut kemudian bergerak naik dan bersembunyi di area lorong lantai dua, tepat di depan salah satu pintu kamar tamu.

Beruntung, saat kejadian, hotel dikabarkan sedang dalam kondisi sepi tamu, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Petugas hotel segera mengamankan diri dan menghubungi pihak berwajib, termasuk Kepolisian Sektor Sukasari dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung.

“Awalnya saya dengar suara seperti gesekan di lorong, pas saya lihat ternyata macan tutul sedang berjalan di depan kamar. Saya langsung mundur dan kunci pintu,” tuturnya.

Pegawai itu mengatakan, suasana hotel langsung dikosongkan begitu petugas datang.

“Tamu-tamu dievakuasi ke lantai bawah, semua diminta tetap di kamar sampai situasi aman,” tambahnya.

Kabid Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, Imanuel Situmorang menjelaskan, pihaknya menerima laporan adanya macan tutul di hotel sekitar pukul 06.50 WIB.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 07.50 WIB dan melibatkan tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Diskar PB, dan Polsek Sukasari.

Tim evakuasi harus bekerja ekstra hati-hati mengingat lokasi macan berada di lorong lantai dua yang sempit dan berdekatan dengan kamar-kamar hotel.

Untuk menghindari risiko yang membahayakan, petugas BBKSDA menggunakan senjata bius (dart gun) untuk melumpuhkan satwa.

Macan tutul tersebut berhasil dibius di lorong lantai dua setelah upaya penenangan yang cukup panjang.

Setelah terkena bius dan mulai lemas, petugas gabungan menggunakan jaring untuk mempersempit ruang gerak.

Beberapa petugas harus memberikan arahan khusus mengenai cara memegang satwa karena kuku macan yang berbahaya.

Meskipun telah berhasil dimasukkan ke dalam kandang besi sekitar pukul 09.50 WIB, proses evakuasi belum usai.

Kapolsek Sukasari Kompol Ni Wayan Mirasni menyebut tantangan terbesar adalah saat menurunkan macan yang berada di dalam kandang besi dari lantai dua ke lantai satu.

Proses evakuasi yang menegangkan ini berakhir total sekitar pukul 10.00 WIB, dengan macan tutul berhasil diamankan dalam kondisi selamat dan stabil, meskipun mengalami stres.

Hingga saat ini, BBKSDA Jawa Barat belum dapat memastikan asal usul macan tutul yang nyasar ke hotel tersebut.

Ada indikasi bahwa macan itu tersesat. Sebab lokasi hotel yang berada di kawasan pemukiman dan cukup dekat dengan area hijau atau jalur menuju Lembang.

Hal itu memunculkan dugaan bahwa satwa tersebut adalah macan liar yang turun dari habitat aslinya.

Ada pula dugaan bahwa macan tutul ini adalah satwa yang sempat kabur dari Lembang Park & Zoo (LPZ) sebulan sebelumnya.

Namun, Humas BBKSDA Jabar menegaskan perlu dilakukan identifikasi lebih lanjut dengan melihat pola loreng satwa, layaknya sidik jari pada manusia.

Kapolsek Sukasari Kompol Ni Wayan Mirasni menambahkan, selama proses evakuasi berlangsung, area hotel disterilkan total.

“Kami pastikan keamanan tamu dan warga sekitar, tidak ada korban dalam kejadian ini,” tegas Mirasni.

Macan tutul tersebut langsung dibawa ke Lembang Park & Zoo untuk menjalani proses observasi dan perawatan intensif.

Setelah identifikasi jenis dan usia selesai, satwa tersebut rencananya akan direhabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Sukabumi sebelum diputuskan untuk dilepasliarkan atau dikembalikan ke lembaga konservasi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sepi #tamu #lorong #polsek #penyelamatan #penjaga #bandung #macan tutul #hotel #pemadam kebakaran #korban jiwa #panik #satwa liar #kamar #konservasi #jawa barat #pegawai