Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dai Muda Kediri Gus Elham Yahya Viral Usai Aksi Cium Anak, Begini Reaksi Netizen

Dianisa Damayanti • Rabu, 12 November 2025 - 02:47 WIB
Gus Elham Yahya tampak berbicara di hadapan jamaah dalam sebuah majelis.
Gus Elham Yahya tampak berbicara di hadapan jamaah dalam sebuah majelis.

RadarBuleleng.id - Dai muda asal Kediri, Jawa Timur, Gus Elham Yahya, menjadi sorotan publik setelah video dirinya mencium seorang anak kecil saat acara pengajian tersebar luas di media sosial.

Aksi tersebut memicu gelombang reaksi beragam dari warganet alias netizen serta masyarakat. Mereka mempertanyakan etika seorang tokoh agama dalam berinteraksi di ruang publik.

Dalam video berdurasi singkat itu, Gus Elham terlihat mencium pipi dan mulut seorang anak perempuan yang mengenakan kerudung merah di tengah jamaah.

Potongan video lainnya juga menampilkan momen saat ia memasukkan pipi seorang balita ke mulutnya.

Kedua rekaman itu viral di berbagai platform, termasuk TikTok dan X (Twitter), disertai komentar pedas yang menudingnya melakukan tindakan tidak pantas.

Banyak warganet menilai perilaku tersebut berlebihan.“Seorang tokoh agama seharusnya memberi contoh baik dalam menghormati anak-anak,” tulis salah satu komentar yang ramai dibagikan.

Ada pula yang meminta pihak berwenang untuk turun tangan jika ditemukan unsur pelanggaran etika terhadap anak.

Namun, tak sedikit pula yang mencoba melihat dari sisi lain.

Beberapa pengikut Gus Elham menyebut bahwa gestur itu hanyalah bentuk kasih sayang spontan tanpa niat buruk.

“Beliau memang dekat dengan anak-anak saat ceramah, mungkin ekspresinya disalahpahami,” tulis akun lain dalam kolom komentar.

Menanggapi tudingan yang beredar, Gus Elham Yahya akhirnya memberikan klarifikasi lewat video di media sosial pribadinya.

Gus Elham menegaskan bahwa dirinya menjadi korban framing dan fitnah.

“Menghina tidak membuatmu mulia, menjatuhkan tidak membuat kita terlihat lebih tinggi, menghujat tidak membuat kita lebih hebat,” ujar Gus Elham dalam video tersebut.

Dalam pernyataan yang sama, pria bernama lengkap Mohammad Elham Yahya Luqman itu mengimbau pengikutnya untuk tetap tenang.

Gus Elham menegaskan pentingnya menjaga hati dan tidak terpancing amarah di tengah hujatan warganet. “Yang penting adalah tetap tersenyum dan ikhlas dalam bertindak,” katanya.

Meski belum ada laporan hukum atau tanggapan resmi dari pihak pesantren, kasus ini telah memicu diskusi luas soal batas etika dalam dakwah.

Banyak pihak mengingatkan bahwa publik figur, terutama tokoh agama, memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menjaga perilaku di depan umum.

Sementara itu, sejumlah pengguna media sosial menilai peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menilai sebuah video tanpa konteks utuh.

“Kita perlu bijak bermedia sosial, karena tidak semua yang terlihat adalah yang sebenarnya,” tulis seorang pengguna TikTok dalam kolom diskusi.

Hingga kini, video tersebut masih menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Meski kontroversi belum mereda, dai muda asal Kediri itu tetap menegaskan dirinya akan terus berdakwah dengan cara damai dan penuh kasih. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#tokoh agama #netizen #viral #dai #anak kecil #jawa timur #warganet #Komentar #pengajian #kediri #Mohammad Elham Yahya Luqman #anak-anak #gus elham yahya #mencium #media sosial