RadarBuleleng.id - Anggota Indonesian National Wound Care Clinician Community Association (INWCCA) turun tangan memberikan pelayanan dan perawatan luka modern bagi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, menyusul banyaknya korban yang mengalami luka akibat bencana.
Pengurus INWCCA Aceh seperti Gubernur INWCCA Aceh, Eka Fahrizal Putra bersama Wakil Gubernur INWCCA Aceh, Aulia Akmal turut terlibat dalam perawatan luka sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban dan relawan di lapangan.
Presiden INWCCA Indonesia, Edy Mulyadi menilai dampak bencana di Aceh Tamiang tergolong sangat parah dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Kondisi tersebut, menurutnya, layak ditangani secara darurat mengingat adanya korban meninggal dunia serta banyak warga yang kehilangan tempat tinggal.
Selain pelayanan langsung di lokasi bencana, INWCCA juga membuka posko khusus perawatan luka modern secara gratis.
Posko ini berlokasi di Apotek 77 Edwcare, Jalan Ahmad Yani No.5, Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.
"Posko kami siapkan untuk memastikan korban banjir dan tanah longsor mendapatkan perawatan luka berkelanjutan," kata Edy Mulyadi dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (23/12/2025).
Salah seorang warga terdampak, Sani, mengaku bencana yang melanda wilayahnya meninggalkan trauma mendalam. “Ini seperti tsunami kedua bagi kami,” ujarnya.
INWCCA menyatakan terus mendampingi warga dan pengungsi, sehingga dapat meringankan beban korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca bencana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya