Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Penyuluh dari Pulau Terluar Aceh Ikuti Bimtek Nasional BRUS, Simeulue Wakili Provinsi

Rizki Maulizar • Senin, 9 Februari 2026 | 17:23 WIB

 

FASILITATOR: Suasana Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan I di Jakarta.
FASILITATOR: Suasana Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan I di Jakarta.

RadarBuleleng.id - Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Simeulue, Ilham Irada, terpilih mewakili Provinsi Aceh dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan I tingkat nasional. 

Kegiatan tersebut digelar Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI di Hotel Orchardz Industri, Jakarta, pada awal Februari 2026.

Keikutsertaan penyuluh dari Kabupaten Simeulue—yang dikenal sebagai salah satu wilayah kepulauan dan pulau terluar Aceh—menjadi penegasan komitmen Kementerian Agama dalam memperluas dan memeratakan kualitas pembinaan generasi muda hingga ke daerah terpencil.

Program BRUS sendiri merupakan agenda prioritas nasional yang difokuskan pada edukasi preventif bagi remaja usia sekolah. 

Program ini dirancang untuk menekan berbagai persoalan sosial, seperti pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, judol, hingga perundungan di lingkungan pendidikan.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali metode pendekatan peer educator atau pendidik sebaya. 

Melalui pendekatan tersebut, fasilitator diharapkan mampu mencetak remaja yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Ilham Irada mengatakan, penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mengimplementasikan program BRUS di daerah. 

“Apalagi di wilayah kepulauan seperti Simeulue, pasti ada tantangan tersendiri dalam pembinaan remaja,” ujarnya.

Ia menilai, keterlibatannya sebagai perwakilan dari pulau terluar Aceh menunjukkan keseriusan Kementerian Agama dalam memastikan layanan bimbingan remaja tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah kepulauan dan pelosok.

Melalui pelatihan tersebut, penyuluh agama dan penghulu KUA Simeulue diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi pembinaan karakter siswa di sekolah-sekolah. 

Program BRUS pun ditargetkan segera diimplementasikan secara konkret di Kabupaten Simeulue.

Pasca mengikuti bimtek, para penyuluh dan penghulu diharapkan langsung menggerakkan program BRUS di sekolah-sekolah guna menekan angka pernikahan anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sejak usia dini. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kantor urusan agama #pernikahan dini #judol #agama #fasilitator #simeulue #kua #islam #Ace #narkoba #generasi muda #remaja #pendidikan #kementerian agama #sekolah #pulau #penyuluh