SINGARAJA, RadarBuleleng.id - KONI Bali akan mempertandingkan 49 cabang olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025 yang akan dilaksanakan pada bulan September 2025 mendatang.
Pengurus cabang olahraga (cabor) maupun KONI pun mulai bersiap menyiapkan tim untuk berkompetisi.
Khusus di Kabupaten Buleleng, KONI Buleleng menyatakan tidak seluruh cabang olahraga akan dikirim pada ajang Porprov Bali 2025.
Ketua Umum KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja mengatakan, Buleleng punya indikator yang jelas terkait proses seleksi atlet menuju Porprov Bali.
Menurutnya, para atlet harus mengikuti proses latihan secara desentralisasi yang berbasis di masing-masing cabang olahraga.
Selanjutnya KONI Buleleng akan menggelar latihan sentralisasi. Saat sentralisasi, latihan akan berada di bawah pengawasan KONI Buleleng.
Selain desentralisasi dan sentralisasi, KONI Buleleng juga menggelar tes fisik bagi para atlet.
Tes fisik, hasil latihan saat desentralisasi dan sentralisasi, menjadi acuan bagi KONI Buleleng menentukan kontingen yang akan bertanding pada ajang Porprov Bali 2025.
Wiratmaja mengatakan, hingga kini KONI Buleleng belum memutuskan cabor-cabor yang akan ikut bertanding pada Porprov Bali 2025.
Bila mengacu pada Porprov Bali 2022, KONI Buleleng mengirimkan seluruh cabor. Sekalipun sulit merengkuh medali.
Namun pada Porprov Bali 2025, KONI Buleleng berencana mengurangi jumlah kontingen. Hanya cabor-cabor yang berpeluang medali yang akan ikut bertanding pada ajang Porprov.
“Saya masih melihat perkembangan prestasi tiap cabor,” kata Wiratmaja. (*)
Editor : Eka Prasetya