Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mengejutkan, Ilija Spasojevic Dilepas Manejeman Bali United, Ini Pemain Baru yang Didatangkan

I Wayan Widyantara • Sabtu, 13 Juli 2024 | 18:05 WIB
Ilija spasojevic (kanan) saat dihambat pergerakannya oleh pemain Persis Solo Jaimerson Xavier pada laga 29 Februari lalu.
Ilija spasojevic (kanan) saat dihambat pergerakannya oleh pemain Persis Solo Jaimerson Xavier pada laga 29 Februari lalu.

radarbuleleng.id - Keputusan mengejutkan diambil oleh pihak manajemen Bali United.

Kemarin, mereka secara resmi melepas kapten Bali United, Ilija Spasojevic dan mendatangkan mantan striker yang pernah membela PSM Makassar, Everton Nascimento.

Spaso, panggilan akrabnya pun menyampaikan salam perpisahan dengan rekan setimnya kemarin.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih terdalam saya kepada teman untuk perjalanan luar biasa yang kita bagikan bersama,” ujarnya.

Karirnya bersama Bali United pun menjadi kenangan yang luar biasa bagi dirinya.

“Saya akan selalu menghargai kenangan tentang kemenangan Liga 1 secara back to back dan pencetak gol terbanyak,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, pemain naturalisasi dan pernah membela Timnas Indonesia ini bergabung dengan Bali United pada akhir tahun 2017.

Sebelum bersama dengan skuad Serdadu Tridatu, Ia membela Bhayangkara FC.

Selama hampir 7 tahun membela Bali United, Spaso mencatatkan 188 pertandingan dengan mecetak 88 gol dan 15 assist dari semua kompetisi.

Seperti Liga 1, turnamen Piala Presiden, Piala Indonesia, Piala Menpora, Kualifikasi Liga Champions Asia dan FC Cup.

Ia juga menjadi bagian sejarah untuk Bali United dalam memperebutkan dua gelar juara Liga 1 pada musim 2019 dan 2021/2022 lalu.

“Kemenangan ini adalah bukti kerja keras dan dedikasi seluruh keluarga Bali United,” ujar pemain yang kini berusia 36 tahun tersebut.

Spaso juga mengaku bangga dapat menjadi bagian dari tim Bali United dalam menjalani passion dan tentunya mendapatkan dukungan dari semeton atau suporter Bali United.

“Semeton telah menjadi inspirasi bagi saya dan saya akan selalu mengingat energi dan antusiame yang mereka bawa setiap pertandingan,” sebutnya.

“Bali akan selalu menjadi rumah saya karena orang-orang, budaya dan pulau indah yang tidak meninggalkan kenangan dalam ingatan memori saya. Saya tidak akan pernah melupakan kehangatan dan kebaikan orang Bali,” lanjut Spaso.

Lalu kemana selanjutnya perjalanan Spaso?

“Saat ini saya akan berpindah ke babak baru dari karier saya dan saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen, para pelatih, para pemain dan semeton yang telah membuat waktu saya di sini begitu istimewa. Saya akan selalu mengingat waktu selama saya di Bali United dengan kenangan dan rasa bangga,” jawabnya.

Pria yang juga top score Liga 1 musim 2021/2022 ini pun mengatakan jika suatu saat Ia ingin kembali ke Bali lagi.

“Selamat tinggal Bali United dan saya berharap untuk bisa kembali ke pulau indah ini dan menjadi bagian dari keluarga Bali United lagi. Terima kasih untuk kenangan, kemenangan dan cinta. Sukses selalu dan sampai jumpa lagi,” pungkasnya.

Kini pihak manajemen secara resmi sudah melepas dua pemain, yakni Jefferson Assis dan Spaso yang bermain sebagai striker murni.

Untuk menggantikan perannya, tak mau berlama-lama, pihak manajemen pun langsung mengumkan penggantinya. Dia adalah Everton Nascimento de Mendonca.

Everton merupakan striker asal Brasil. Sebelumnya ia sempat menjadi bagian yang membawa PSM Makassar sebagai juara Liga 1 di musim 2022/2023.

Selain itu, Ia juga sempat membawa Nejmeh SC menjadi juara Liga Lebanon musim 2024.

“Kehadiran Everton Nascimento akan menjadi harapan baru untuk lini serang Bali United di musim ini,” ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri kemarin.

Bagi Yabes, Everton merupakan pemain yang dibutuhkan Bali United dengan melihat prestasinya dalam membawa gelar juara di Liga 1 maupun di Liga Lebanon.

“Striker yang sukses dengan dua gelar juaranya tentu akan memberikan dampak positif ketika menjadi bagian dari Serdadu Tridatu. Mudah-mudahan tidak butuh waktu lama dalam beradaptasi dan bisa memberikan prestasi untuk klub ini,” sebutntya.

Sebelum dikenal oleh publik sepak bola Indonesia saat menjadi bagian dari PSM Makassar, Everton bermain untuk klub Hidd CC di liga Bahrain selama satu musim.

Selama berkarier di lapangan hijau, striker asal Brasil ini banyak menghabiskan bakatnya di Timur Tengah.

Awal kariernya saat memperkuat Manama di Liga Bahrain dan berhasil mencetak 16 gol.

Usai dari sana, Everton bergeser ke liga Portugal dengan bergabung dengan Maritimo selama dua musim.

Tidak berkembang di Portugal, Everton memutuskan kembali ke Bahrain dengan bergabung dengan Al Muharraq dan berhasil mencetak 12 gol selama semusim.

Everton juga sempat menapaki karier di liga Arab Saudi dan juga liga Kuwait sebelum akhirnya mencoba peruntungan ke liga Indonesia bersama PSM Makassar.

Bersama PSM Makassar, Everton mempersembahkan trofi Liga 1 2023/2024 dan juga mengantar klub asal Sulawesi Selatan itu melaju ke babak final zona ASEAN AFC Cup 2022/2023.

Pada awal tahun 2024 lalu, Everton hengkang dari PSM dan memutuskan bergabung dengan klub asal Lebanon, Nejmeh SC dan kembali berhasil mempersembahkan trofi Liga Premier Lebanon musim terakhir. ***

Editor : Donny Tabelak
#pemain baru #liga 1 #ilija spasojevic #bali united