radarbuleleng.id- Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 telah usai. Tentunya yang ditunggu selanjutnya pemberian bonus kepada para atlet.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali tancap gas berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali mengenai perhitungan bonus kepada masing-masing atlet.
KONI Bali belum tahu nominal yang diberikan, tapi berharap besaranya sama seperti PON lalu, yakni Rp 200 juta untuk atlet peraih emas. Bahkan, ada peningkatan bukan ada penurunan.
Ketua KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan mengatakan, untuk besaran nominal bonus, pastinya belum diketahui karena hal itu berkaitan dengan anggaran pemerintah.
Pastinya ada perbedaan jumlah. Baik itu perorangan atau beregu akan beda besaran nominal bonus yang diberikan.
”Masih dalam hitungan, kalau perorangan disepakati bonus Rp 200 juta, pasti itu yang diterima. Namun, kalau berdua dan beregu itu ada hitungan tersendirinya," kata Oka Darmawan.
Oka Darmawan menyatakan, kemungkinan bonus itu cair pada awal tahun 2025 mendatang. Hal ini juga sesuai dengan anggaran Pemerintah.
”Walau ada kekurangan dalam pelaksanaan para atlet ini sudah berjuang maksimal pada PON lalu. Ini patut apresiasi,” ujarnya.
Disinggung terkait pelaksanaan PON, Oka Darmawan menyebutkan walau tidak mencapai target 45 medali emas, tapi kontingen Bali telah memberikan yang terbaik.
KONI Bali juga telah lakukan persiapan, seperti pelatda hingga pelaksanaan yang melibatkan dua Provinsi yakni Aceh dan Sumatera Utara.
”Namun kami sudah memberikan yang terbaik dan mencapai posisi 7. Pun untuk emasnya itu 36 emas dan kurang 9 emas lagi untuk dapat sesuai target awal,"tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak