Radarbuleleng.jawapos.com- Perekrutan dua pemain asing baru oleh Bali United, Joao Ferrari dan Thijmen Goppel mendapat sambutan positif dari kalangan suporter.
Ketut Subudi, pentolan kelompok suporter fanatik Semeton Bulldog, menyebut bahwa langkah klub mendatangkan dua pemain asing tersebut telah memenuhi ekspektasi suporter.
”Melihat ada perekrutan pemain asing Bali United, kalau dilihat dari track record-nya, dari kedua pemain ini kami sebagai suporter Bali United merasa puas walaupun kami belum melihat permainannya secara utuh," ujar Subudi saat dikonfirmasi, Senin kemarin (30/6).
Menurut Subudi, manajemen Bali United dinilai cukup cermat dalam memilih pemain yang secara profil dan pengalaman mampu memberikan kontribusi nyata bagi skuad Serdadu Tridatu.
”Dan dengan masuknya dua pemain asing ini, saya berharap Bali United bisa berbicara banyak di kancah nasional bahkan internasional ke depannya," sambungnya.
Joao Ferrari, bek tengah asal Brasil, sebelumnya memperkuat PSIS Semarang dan mencatatkan 34 penampilan, 2 gol, dan 1 assist.
Sedangkan Thijmen Goppel, winger asal Belanda, disebut-sebut sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di Liga 1 saat ini, yakni Rp 12,17 miliar.
Jika dilihat dari nilai pasar dan pengalaman bermain di kompetisi luar, ini menunjukkan keseriusan Bali United untuk bangkit lebih kuat.
Subudi berharap para pemain ini bisa cepat menyatu dan menunjukkan permainan terbaik di lapangan.
Joao Ferrari diharapkan menjadi solusi untuk lini pertahanan usai hengkangnya sejumlah pemain belakang musim lalu.
Sementara Goppel, dengan latar belakang kompetisi Eropa dan kecepatan yang dimilikinya, dianggap sebagai opsi penting di lini serang sayap kanan.
Suporter pun berharap dua rekrutan ini menjadi titik balik performa Bali United yang sebelumnya kurang konsisten.
Suporter ingin Bali United kembali garang. Kehadiran pemain asing yang berkualitas bisa jadi energi baru, dan bisa membawa Bali United ke jalur juara lagi.
Dengan atmosfer positif dari basis suporter dan antusiasme menyambut musim baru, kini bola ada di tangan pemain dan pelatih baru untuk membuktikan bahwa investasi dan ekspektasi itu tidak sia-sia.***
Editor : Donny Tabelak