RadarBuleleng.id - Dua tim yang berada di puncak klasemen sementara Grup 1 Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026, Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC Banten, hanya bermain imbang.
Kedua tim ini tak mampu menang atas kawan-lawannya pada pekan keempat. Meski begitu, posisi mereka di klasemen masih aman dengan 8 poin.
Garudayaksa masih yang bertandang ke Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, pada Minggu (5/10/2025) ditahan 1-1 oleh Persiraja.
Gol Garudayaksa FC dicetak Aditia Gigis pada menit ke-13 memanfaatkan assist Tri Maulana, sedangkan gol Persiraja dicetak Rahmat Ilahi pada menit ke-36.
"Game tadi sebetulnya anak-anak di babak pertama bisa mengatur tempo, walaupun ada beberapa saat kecolongan dari Persiraja,” ujar Pelatih Garudayaksa, Khamid Mulyono, usai laga.
Dalam pertandingan ini wasit yang memimpin laga terpaksa mengeluarkan sebanyak delapan kartu kuning, yakni empat kartu kuning untuk Persiraja dan empat lainnya untuk Garudayaksa.
"Kami mohon maaf atas hasil malam ini yang bukan kami inginkan," kata Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas.
Di sisi lain, tuan rumah Persekat Tegal juga sukses menahan imbang Adhyaksa FC Banten. Bermain di Stadion Trisanja, Tegal, Minggu (5/10/2025), laga berakhir dengan skor 2-2.
Persis di Banda Aceh, laga di Tegal ini juga berlangsung panas dan penuh drama kartu.
Persekat unggul lebih dulu melalui Kevy Syahertian (29') lalu dibalas Adhyaksa FC via Makan Konate (51') dan Chrystna Bhagascara (55').
Masalahnya, setelahnya Adhyaksa FC harus tampil dengan 10 pemain karena kartu merah Razan Syifa (74').
Keunggulan jumlah pemain akhirnya maapu dimaksimalkan Persekat jelang bubaran. Gol yang menyelamatkan tim dari malu dicetak Riki Dwi (90+4').
Laga panas juga terjadi di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/10/2025).
Pemain Persikad Depok, Bil'asqan Tenang, tidak sadarkan diri setelah berduel dengan gelandang PSPS Pekanbaru, Jeferson.
Kejadian ini datang di menit-menit akhir babak kedua. Kiper Persikad, Lutfi Masrohan, menendang bola ke tengah lapangan.
Bola mengarah kepada Bil Asqan yang berduel udara dengan Jeferson.
Bil Asqan sempat kejang hingga wasit langsung meniup peluit pertanda pertandingan dihentikan.
Penanganan di dalam lapangan pun langsung dilakukan, termasuk mendatangkan mobil ambulans.
Pemain berposisi penyerang sayap itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Jeferson yang berduel dengan Bil Asqan langsung mendapatkan kartu merah.
Keputusan itu diambil setelah wasit mengecek VAR dan melihat adanya tindakan kekerasan dari Jeferson.
Laga Persikad kontra PSPS akhirnya berakhir dengan skor 1-0 lewat gol penalti Enzo Celestine pada menit ke-80 sekaligus menjadi tiga poin pertamanya di Championship.
"Saya rasa pemain PSPS tidak ada niat untuk mencederai. Maaf saya tidak bisa bicara soal pertandingan kali ini. Meski menang, kesehatan pemain yang utama," kata Pelatih Persikad Depok, Ridwan Saragih, usai laga. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya