Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Liga 2: Garudayaksa Terbang Tinggi di Puncak Klasemen, Genangan Air Stadion Halangi Kemenangan PSMS

Muhammad Ramadhan Batubara • Senin, 13 Oktober 2025 | 19:01 WIB

PSMS Medan saat kontra Persikad Depok di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (11/10/2025) malam.
PSMS Medan saat kontra Persikad Depok di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (11/10/2025) malam.

RadarBuleleng.id - Hasrat PSMS Medan menumbangkan Persikad Depok tidak menjadi kenyataan. Kedua tim hanya bermain imbang 1-1.

Hasil ini menunda target Ayam Kinantan, julukan PSMS, untuk merengsek ke puncak klasemen sementara Grup 1 Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026.

Semakin nyata karena di laga lain, Garudayaksa sang pemuncak klasemen yang bertanding melawan peringkat dua, Adhyaksa FC, menang 2-0.

Sejatinya PSMS tampil lumayan meyakinkan, setidaknya bisa unggul lebih dulu melalui gol Ari Maring pada menit ke-77. Ari Maring berhasil memanfaatkan umpan lambung yang diterimanya.

Gol ini diawali oleh penghentian laga oleh wasit selama 10 menit. Tepatnya, pada menit ke-65 terjadi keributan di tribun belakang gawang.

Terlihat suporter PSMS Medan yang berada di belakang gawang ditenangkan oleh sesama suporter.

Pada menit ke-75 pertandingan kembali berlanjut. Dan, dua menit kemudian Ari Maring menjaringkan gol.

Tidak sampai di situ, selepasnya terjadi masalah di stadion baru itu. Laga dihentikan wasit lagi pada menit ke-82 karena lapangan tergenang air.

Partai PSMS kontra Persikad pada babak kedua memang berlangsung dalam kondisi hujan.

Genangan air terlihat di beberapa titik lapangan, dengan kondisi paling parah berada di area tengah.

Situasi itu membuat aliran bola tidak berjalan normal dan mengganggu jalannya pertandingan.

Usai pertandingan dihentikan, petugas stadion langsung bergerak cepat untuk menguras air yang menggenang.

Sedikitnya ada 12 orang yang bekerja menggunakan ember dan peralatan lain untuk mempercepat proses pengeringan.

Sementara itu, para pemain dari kedua tim, PSMS Medan dan Persikad Depok, tetap melakukan pemanasan di pinggir lapangan guna menjaga kondisi tubuh apabila pertandingan kembali dilanjutkan.

Laga kemudian dilanjutkan laga. Keunggulan yang sudah di depan mata pun buyar. Persikad sepertinya berhasil memanfaatkan 'istirahat' kedua itu.

Pada injury time Serigala Margonda, jukukan Persikad berhasil menyamakan kedudukan melalui Enzo Celestine. Skor 1-1 bertahan hingga akhir laga.

"Mohon maaf pada warga Medan dan suporter. Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh pendukung," ujar Pelatih PSMS, Kas Hartadi, seusai pertandingan.

Di tempat lain, Garudayaksa yang meladeni Adhyaksa di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, menang dua gol tanpa balas.

Dua gol Garudayaksa FC ke gawang Adhyaksa dicetak Muhammad Adlin Cahya pada menit ke-20 dan Seung-woo Ryu di menit ke-71.

Hasil positif ini mengokohkan posisi Garudayaksa FC di puncak klasemen Pegadaian Championship Grup 1.

Garudayaksa memimpin klasemen dengan 11 poin, meninggalkan selisih tiga poin dengan Adhyaksa. Posisi Adhyaksa pun disalip Sumsel United, PSMS, dan FC Bekasi City.

PSMS, FC Bekasi City, dan Adhyaksa memiliki poin sama namun beda selisih gol. Ayam Kinantan tetap di posisi tiga Klesemen Sementara Grup 1. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#liga 2 #wasit #air #psms medan #persikad depok #garudayaksa #umpan #lambung #hujan #gawang #Pegadaian Championship #klasemen #Tribun #psms