RadarBuleleng.id – Borneo FC Samarinda tampil dominan dan sukses mempertahankan rekor sempurna mereka di BRI Super League musim 2025/2026 setelah menumbangkan Persik Kediri dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (18/10/2025).
Kemenangan tersebut memastikan Pesut Etam tak tergoyahkan di puncak klasemen sementara.
Dua gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh Mariano Peralta dan Maicon Da Silva di babak kedua, mematahkan perlawanan Macan Putih yang tampil cukup disiplin sepanjang babak pertama.
Borneo FC, yang dilatih oleh Fabio Lefundes, langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, namun lini pertahanan Persik Kediri yang dikomandoi oleh Khurshidbek Mukhtorov dan Lucas Gama bermain solid.
Peluang terbaik Borneo di babak pertama datang dari tendangan keras Mariano Peralta di menit ke-30, namun kiper Persik, Husna Al Malik Saputra, tampil gemilang dengan penyelamatan akurat.
Di sisi lain, Persik mengancam lewat aksi individu Telmo Castanheira yang berhasil melewati bek Borneo, tetapi Nadeo Argawinata sigap mengamankan bola. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak kedua berjalan lebih panas. Borneo FC meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-60.
Gol pembuka sempat memicu perdebatan. Douglas Coutinho, penyerang asing andalan Borneo, berhasil memanfaatkan bola hasil tendangan dari Mario peralta di depan gawang.
Awalnya, wasit menganulir gol tersebut karena dugaan offside atau pelanggaran.
Namun, setelah melakukan komunikasi intensif dengan petugas VAR (Video Assistant Referee), wasit memutuskan mengesahkan gol tersebut. Keputusan tersebut disambut sorak sorai pendukung tuan rumah.
Borneo FC tak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Di menit ke-77, sebuah umpan silang mendatar yang cerdik dari Peralta berhasil dikonversi dengan sempurna oleh pemain asing baru, Maicon Da Silva.
Maicon, yang mengisi lini serang Pesut Etam musim ini, menggetarkan jala Persik dan mematenkan keunggulan Borneo menjadi 2-0.
Persik Kediri yang berada di bawah asuhan Ong Kim Swee mencoba merespons dengan memasukkan beberapa pemain segar, mengandalkan pergerakan Ezra Walian dan Jose Enrique Rodriguez.
Namun, kokohnya lini belakang Borneo yang dikawal Westherley Garcia membuat semua peluang Macan Putih kandas.
Kemenangan tersebut membuktikan betapa solidnya skuad Borneo FC di musim 2025/2026.
Dengan formasi andalan (4-3-3), Diego Michiels dkk mengandalkan kombinasi pemain asing berkualitas dan talenta lokal.
Persik Kediri, meski diperkuat pemain asing seperti Williams Lugo dan Telmo Castanheira serta pemain lokal berpengalaman seperti Novri Setiawan dan Ezra Walian, masih kesulitan menemukan konsistensi di laga tandang.
Hasil tersebut menempatkan Borneo FC di posisi yang sangat nyaman di puncak klasemen.
Borneo FC menjadi satu-satunya tim yang masih mempertahankan rekor 100% kemenangan di Super League 2025/2026, memperkokoh status mereka sebagai kandidat terkuat juara musim ini.
Bagi Persik Kediri, kekalahan ini memaksa mereka tertahan di papan tengah dan harus segera berbenah sebelum menghadapi pekan selanjutnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya