RadarBuleleng.id - Laga panas akan tersaji dari wilayah paling barat Indonesia, tepatnya ketika PSMS Medan bersua Persiraja Banda Aceh.
Pada pekan ketujuh Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 ini PSMS akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Utama Sumatra Utara (SUSU), Sabtu (25/19/2025) malam.
Laga kedua tim ini diprediksi sengit dan panas mengingat rivalitas yang ada sejak lama. PSMS adalah andalan Sumatra Utara sedangkan Persiraja jagoan Aceh.
Dua provinsi asal klub ini memang bertetangga, namun sering kurang akur untuk hal-hal tertentu.
Kasus sengketa pulau hingga plat mobil baru-baru ini bisa saja menjadi penajam suasana di luar lapangan.
Di dalam lapangan juga begitu, PSMS dan Persiraja sama-sama klub legendaris di Pulau Sumatra.
Dalam percaturan sepakbola nasional kedua tim bukan pemain baru. Pada era Perserikatan, PSMS dan Persiraja sama-sama bersinar.
Ayam Kinantan, julukan PSMS, pernah jadi juara pada 1967, 1969, 1971, 1975, 1983, dan 1985. Sementara Laskar Rencong, julukan Persiraja, pernah juara pada 1980.
Kini, meski PSMS berada di posisi tiga klasemen sementara dengan 9 poin, Persiraja sedang membangun trend positif usai menang di pekan keenam dan mengumpulkan 8 poin.
"Alhamdulillah tim sudah tiba di Medan pada Senin malam. Tadi sore kami melakukan recovery training di Stadion Baharudin Siregar (Lubukpakam)," terang Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas.
Masalah yang dialami Laskar Rencong terletak pada kebugaran pemain kunci, ada dua yang bermasalah.
"Pemain dalam kondisi baik, hanya Fitra Ridwan dan Dimas yang masih dalam pemulihan cedera,” tambahnya.
Fitra Ridwan tengah memulihkan cedera paha, sementara Dimas mengalami luka di kepala akibat benturan keras saat menghadapi Persikad Depok hingga mendapat empat jahitan.
“Kita berharap semoga keduanya bisa cepat pulih dan tampil lawan PSMS,” jelas Akhyar.
Seandainya bisa menang, Persiraja akan mengumpulkan 11 poin yang secara otomatis menyalip PSMS dari klasemen sementara.
Ayam Kinantan tentu tidak mau kalah di kandang. Apalagi, Sumsel United yang berada satu strip di atas mereka akan melawan Adhyaksa FC di posisi 4.
Artinya, jika Sumsel United terpeleset dan PSMS mengalahkan Persiraja, posisi dua klasemen sementara Grup 1 sudah di tangan.
"Persiapan lawan Persiraja sudah siplah, baik dari sisi attacking maupun defending, semuanya sudah kami siapkan,” sebut Pelatih PSMS, Kas Hartadi.
Masalahnya, sang pelatih tidak akan ada di tepi lapangan efek sanksi dari Komdis PSSI. PSMS hanya akan didampingi Asisten Pelatih Welliansyah.
"Semua taktik sudah saya siapkan. Saya terus berkoordinasi dan semuanya berjalan baik,” tambah Kas Hartadi.
Laga klub dari dua provinsi bertetangga ini memang patut ditunggu. Rivalitas yang terbangun sejak lama, di dalam lapangan maupun di luar, tentu akan menjadikannya laga sengit. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya