Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

DEBUT ASIA! Dewa United Harus Puas Main Imbang

Acep Tomi Rianto • Senin, 27 Oktober 2025 | 13:41 WIB

Ricky Kambuaya memberikan umpan kepada rekannya, Saat Dewa United ditahan imbang 1-1 oleh wakil Kamboja, Phnom Penh Crown FC.
Ricky Kambuaya memberikan umpan kepada rekannya, Saat Dewa United ditahan imbang 1-1 oleh wakil Kamboja, Phnom Penh Crown FC.

RadarBuleleng.id - Dewa United FC harus menunda ambisi meraih kemenangan perdana di panggung Asia setelah ditahan imbang 1-1 oleh wakil Kamboja, Phnom Penh Crown FC, dalam pertandingan pembuka Grup E AFC Challenge League 2025/2026.

Laga yang berlangsung di hadapan pendukung Banten Warriors di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (26/10/2025) malam WIB, diwarnai drama kartu merah dan tensi tinggi di babak kedua.

Untuk pertama kalinya, Dewa United tampil dalam kompetisi kancah Asia. Mereka turun pada kompetisi AFC Challenge League yang merupakan kompetisi strata tiga antar klub asia.

Mereka mendapat tiket ke kompetisi AFC, setelah duduk sebagai runner-up Liga 1 musim 2024/2025lalu.

Dalam pertandingan tersebut, pelatih Jan Olde Riekerink menurunkan skuad terbaiknya, termasuk trisula maut di lini depan, yaitu Egy Maulana Vikri, Privat Mbarga, dan Stefano Lilipaly. Gelandang kreatif Alexis Messidoro dan kapten tim, Ricky Kambuaya juga ikut merumput.

Meskipun mendominasi penguasaan bola dan mencatatkan lebih banyak percobaan tembakan (Dewa United 10 tembakan, 3 tepat sasaran), Dewa United kesulitan menembus pertahanan rapat Phnom Penh Crown yang digalang oleh Rick Ketting.

Sejumlah peluang emas, termasuk tembakan keras Alta Ballah di menit ke-22 dan tendangan kaki kiri Egy Maulana Vikri di menit ke-36, berhasil dimentahkan oleh penampilan cemerlang kiper Phnom Penh Crown, Um Vichet. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda turun minum.

Tensi pertandingan meningkat di babak kedua. Harapan Dewa United mulai membesar pada menit ke-66 ketika tim tamu harus bermain dengan 10 pemain.

Bek Phnom Penh Crown, Yem Devit, diganjar kartu merah oleh wasit asal Singapura, Leow C., setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Egy Maulana Vikri.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Dewa United. Hanya empat menit berselang, Stadion Indomilk Arena bergemuruh. Pada menit ke-70, Egy Maulana Vikri akhirnya memecah kebuntuan.

Berawal dari skema sepak pojok, umpan pendek dimanfaatkan Egy untuk melepaskan tembakan placing dari luar kotak penalti. Bola yang melaju deras tidak mampu dijangkau kiper, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Dewa United.

Namun, keunggulan Banten Warriors tidak bertahan lama. Phnom Penh Crown menunjukkan mentalitas luar biasa meski bermain dengan 10 orang. Hanya lima menit berselang, pada menit ke 75, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan.

Gol balasan dicetak oleh penyerang asing mereka, Moses Dyer, memanfaatkan kemelut di depan gawang Dewa United yang berawal dari situasi sepak pojok.

Gol tersebut menghukum kurang sigapnya pertahanan Dewa United dalam mengantisipasi set-piece. Skor berubah menjadi 1-1.

Hingga akhir pertandingan, Dewa United terus menggempur pertahanan lawan, memasukkan striker Rafael Struick untuk menambah daya gedor.

Namun, solidnya lini belakang 10 pemain Phnom Penh Crown membuat skor imbang 1-1 tidak berubah.

Hasil imbang ini menempatkan Dewa United dan Phnom Penh Crown sama-sama mengoleksi satu poin, menduduki posisi kedua dan ketiga klasemen sementara Grup E. Hasil pertandingan lainnya di grup ini akan sangat menentukan posisi mereka. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Runner-Up #dewa united #kamboja #liga 1 #imbang #kemenangan #Phnom Penh Crown FC #Privat Mbarga #afc challenge league #klub Asia #banten warriors #stefano lilipaly #Stadion Indomilk Arena #kartu merah #asia #pertandingan