Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Desak Rita Jadi Penyelamat Muka Kontingen Bali. Rebut Satu Emas di Kejurnas Panjat Tebing Semarang

I Wayan Widyantara • Senin, 1 Desember 2025 | 23:41 WIB

 

RAIH EMAS: Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi (jaket merah), berhasil meraih medali pada ajang Kejurnas Panjat Tebing di Semarang.
RAIH EMAS: Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi (jaket merah), berhasil meraih medali pada ajang Kejurnas Panjat Tebing di Semarang.

RadarBuleleng.id - Kontingen panjat tebing Provinsi Bali menutup Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XIX FPTI 2025 di Semarang, Jawa Tengah, dengan satu medali emas. 

Keping emas tunggal itu dipersembahkan atlet Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang tampil gemilang di GOR Jatidiri, Sabtu (29/11/2025).

Hasil tersebut menempatkan Bali di peringkat keenam klasemen nasional, sesuai dokumen resmi panitia. Bali mengoleksi satu emas tanpa tambahan perak maupun perunggu.

Ketua Umum FPTI Buleleng, H. Wahjoedi mengapresiasi atas torehan tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan Desak Rita membuktikan bahwa kualitas atlet Buleleng mampu bersaing di level tertinggi.

“Selamat buat Provinsi Bali yang duduk di peringkat 6 Kejurnas XIX Tahun 2025 dengan 1 emas melalui atlet andalan Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi,” ujarnya.

Wahjoedi menilai capaian itu merupakan hasil kerja banyak pihak—mulai pelatih hingga pembina—yang tak henti mendampingi para atlet. 

Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat untuk meraih hasil lebih baik di pentas nasional maupun internasional.

Bali sendiri menurunkan sembilan orang atlet pada Kejurnas XIX. Terdiri dari lima orang putra dan empat orang putri. 

Sebanyak empat orang diantaranya berasal dari Buleleng, sisanya dari kabupaten/kota lain. 

“Raihan medali Bali hanya satu emas, sesuai hasil resmi,” tegas Wahjoedi.

Dari klasemen akhir, Bali tak berhasil membawa pulang perak maupun perunggu. 

Kontingen Jawa Timur keluar sebagai juara umum dengan lima emas dan tiga perak.

Meski bangga atas emas yang diraih Desak Rita, FPTI Buleleng menyadari hasil ini menjadi bahan evaluasi. 

Penguatan pembinaan dinilai penting agar peluang medali lebih terbuka dan Bali tidak lagi bertumpu pada segelintir atlet.

“Ini penyemangat sekaligus evaluasi. Pembinaan usia dini harus diperkuat agar Bali punya lebih banyak atlet yang siap bersaing,” kata Wahjoedi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #emas #medali emas #kejuaraan nasional #panjat tebing #kejurnas #pelatih #FPTI #Desak Made Rita Kusuma Dewi #semarang #klasemen #buleleng