Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2027, KONI Buleleng Pasang Target Tiga Besar

Eka Prasetya • Minggu, 8 Maret 2026 | 06:58 WIB

 

RAPAT KERJA: Suasana rapat kerja KONI Buleneg. Selain menjadi tuan rumah Porprov Bali 2027, KONI Buleleng memasang target duduk di posisi tiga besar.
RAPAT KERJA: Suasana rapat kerja KONI Buleneg. Selain menjadi tuan rumah Porprov Bali 2027, KONI Buleleng memasang target duduk di posisi tiga besar.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) 2026 di kawasan Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, pada Sabtu (7/3/2026).

Rakerkab kali ini tidak hanya berfokus pada pembinaan serta peningkatan prestasi atlet, tetapi juga menjadi momentum untuk mempersiapkan Buleleng sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 mendatang.

Rakerkab yang mengusung tema “Buleleng Tangguh dan Juara” tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Bali, IGN Oka Darmawan, serta perwakilan dari 28 cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan KONI Buleleng.

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna menjelaskan, bahwa Rakerkab kali ini membahas sejumlah agenda penting, terutama terkait pembinaan atlet. 

Selain atlet, peningkatan kualitas pelatih dan wasit juga menjadi perhatian utama dalam menyongsong Porprov Bali 2027. 

Supriatna menambahkan, persiapan Porprov Bali 2027, KONI Buleleng juga mulai melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, serta beberapa lembaga yang fasilitasnya akan digunakan sebagai venue pertandingan.

“Kita sebagai tuan rumah tentu harus mempersiapkan diri dengan baik. Tidak hanya dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga dari sisi prestasi. Ini akan menjadi penekanan dalam raker kali ini,” ujar Supriatna.

Terkait penyerahan bonus, Supriatna menjelaskan bahwa penyerahan pada acara tersebut hanya dilakukan secara simbolis. Sementara untuk atlet dan pelatih lainnya, akan langsung ditransfer ke rekening pribadi masing-masing.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, menyambut baik pelaksanaan Rakerkab KONI Buleleng tersebut. 

Menurutnya, rapat kerja merupakan forum penting untuk merumuskan berbagai program strategis dalam pembinaan olahraga.

“Raker ini jangan dianggap sebagai kegiatan biasa. Banyak hal penting yang harus dibahas, termasuk konsep pengembangan olahraga ke depan,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa prestasi bukan satu-satunya tujuan dalam olahraga. Hal yang tidak kalah penting adalah membangun karakter serta meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga.

“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat semakin gemar berolahraga. Dari olahraga itulah nantinya prestasi akan lahir,” tambahnya. 

Wakil Bupati Buleleng yang juga selaku Ketua KONI Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mempersiapkan diri secara maksimal sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali Ke-XVII Tahun 2027. 

Ia menargetkan, sebagai tuan rumah, Buleleng harus sukses tidak hanya dalam penyelenggaraan namun juga dalam prestasi. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kabupaten Buleleng, Sabtu (7/3).

Menurut Supriatna, penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di daerah. 

Karena itu, berbagai persiapan harus dilakukan sejak dini, baik dari sisi pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, maupun kesiapan penyelenggaraan.

“Menjadi tuan rumah tidak cukup hanya sukses sebagai penyelenggara. Kita juga harus sukses dalam prestasi,” tegas Supriatna.

Pada Porprov Bali Tahun 2025 lalu, Kabupaten Buleleng berhasil meraih 68 medali emas, 113 medali perak, dan 126 medali perunggu. Capaian tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng dan KONI untuk menetapkan target yang lebih tinggi pada Porprov Bali 2027.

“Saya menargetkan minimal ada kenaikan 10 persen dari perolehan medali pada Porprov 2025 dan kita bisa meraih podium.  Minimal kita bisa masuk tiga besar pada Porprov nanti,” ujarnya.

Selain pembinaan atlet, persiapan Porprov Bali 2027 juga difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana olahraga. Pemkab Buleleng bersama KONI mulai melakukan pemetaan terhadap berbagai venue olahraga yang akan digunakan. 

Supriatna menjelaskan, selain melakukan revitalisasi fasilitas olahraga yang telah ada, pemerintah daerah juga mempertimbangkan pembangunan venue baru untuk beberapa cabang olahraga.

“Kita sudah mulai melakukan koordinasi dengan PU dan beberapa instansi lainnya untuk mendata sarana dan prasarana olahraga yang ada di Kabupaten Buleleng. Nantinya akan dilakukan perbaikan maupun renovasi agar benar-benar siap saat Porprov,” jelasnya.

Beberapa cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas khusus, seperti menembak dan balap motor, direncanakan akan dikembangkan di kawasan Sport Center Lumbanan. Ia berharap pada tahun 2027 nanti sudah terdapat beberapa venue olahraga baru yang terbangun di kawasan tersebut.

"Aset tersebut (tanah di Lumbanan) belum secara resmi diserahkan kepada pemerintah daerah.  Kami masih menunggu penyerahan secara formal dari Gubernur yang rencananya akan menyerahkan beberapa aset milik Pemprov kepada Kabupaten Buleleng," demikian Supriatna. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#olahraga #prestasi #Rakerkab #Gede Supriatna #venue #rapat kerja #KONI Bali #atlet #Banjar #porprov #koni buleleng #kaliasem #tuan rumah #porprov bali #koni #buleleng #pertandingan #Komite Olahraga Nasional Indonesia