SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kontingen dancesport Kabupaten Buleleng, Bali, berhasil merebut medali emas pada ajang Walikota Denpasar Cup 2026 yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar pada 7–8 Maret 2026.
Dalam kejuaraan yang diikuti 500 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Bali tersebut, Buleleng berhasil mengamankan 13 medali emas dan menempati peringkat ketiga klasemen akhir.
Secara keseluruhan, atlet dancesport Buleleng memboyong total 45 medali. Rinciannya terdiri dari 13 medali emas, 17 medali perak, dan 15 medali perunggu.
Hasil tersebut menempatkan Buleleng di bawah Kota Denpasar yang keluar sebagai juara umum, disusul Kabupaten Badung di posisi runner up.
Sejumlah atlet Buleleng tampil impresif dan menyumbangkan medali bagi kontingen. Salah satunya Carmen Milla Gross yang sukses meraih Juara 1 Line Dance Sport C,J Umum (Lama) dan Juara 1 Solo Jive Umum, serta Juara 3 Line Dance Sport C,J Umum (Baru).
Ia juga berpasangan dengan Wayan Darma Adi Laksana dan berhasil meraih Juara 2 kategori Novice B.
Pasangan Anastasya Andhita Limantara dan Gede Riski Saputra juga tampil gemilang dengan meraih dua gelar juara pada nomor FFA Jive dan Pre Amateur, serta menambah satu medali perak pada kategori Rising Star.
Prestasi lainnya datang dari pasangan Kadek Anggun Andenia Putri dan Komang Gendys Tari Prameswari yang meraih Juara 1 Synchronized Waltz Umum.
Komang Gendys bahkan menambah koleksi medali melalui Juara 1 Solo Tango Umum dan Juara 1 Solo Slow Foxtrot Umum, serta Juara 2 Solo Viennese Waltz Umum dan Juara 3 Solo Waltz Umum.
Pelatih Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Buleleng, Komang Risma Nita Wahyuni mengungkapkan, persaingan dalam kejuaraan tersebut berlangsung cukup ketat. Menurutnya, kontingen dari Denpasar dan Badung menjadi rival terkuat.
“Untuk event kemarin, kontingen yang menurut kami paling berat yaitu Denpasar dan Badung. Atlet yang kami kirim rata-rata berusia 18 hingga 21 tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan, komposisi tim yang diturunkan merupakan perpaduan atlet junior dan senior. Strategi ini dilakukan untuk memberi pengalaman bertanding bagi atlet muda sekaligus memperkuat tim melalui dukungan atlet yang lebih berpengalaman.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, memberikan apresiasi atas capaian para atlet dancesport tersebut. Ia menilai keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan penting sebagai bagian dari pembinaan atlet.
“Prestasi ini tentu patut diapresiasi. Selain menunjukkan kemampuan atlet Buleleng bersaing dengan daerah lain, keikutsertaan dalam kejuaraan seperti ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan pematangan atlet,” ujarnya.
Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi langkah awal dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, dimana Kabupaten Buleleng akan bertindak sebagai tuan rumah.
“Ini juga menjadi bagian dari langkah awal dalam menatap Porprov Bali 2027, di mana Buleleng akan menjadi tuan rumah. Kami berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan sehingga bisa memberikan prestasi terbaik saat Porprov nanti,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya