SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Buleleng mulai mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Arung Jeram Bali yang dijadwalkan berlangsung di Sungai Tukad Ayung, Kabupaten Gianyar, pada pertengahan 2026.
Ketua Umum FAJI Buleleng, H. Wahyudi mengatakan, proses persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembentukan tim hingga peningkatan intensitas latihan atlet.
Meski arung jeram tergolong cabang olahraga baru di Buleleng, pihaknya tetap optimistis mampu bersaing pada ajang tingkat provinsi tersebut.
Saat ini FAJI Buleleng telah membentuk tiga tim yang terdiri dari dua tim putra dan satu tim putri.
Selain itu, satu tim putri cadangan juga tengah dipersiapkan sehingga pada awal April mendatang. Sehingga ada empat tim yang siap tampil.
“Untuk saat ini kami sudah memiliki tiga tim, dua tim putra dan satu tim putri. Kami juga menyiapkan satu tim putri cadangan dan menargetkan awal April sudah terbentuk empat tim yang siap bertanding,” ujarnya.
Setelah komposisi tim rampung, FAJI Buleleng akan memfokuskan program pembinaan melalui pemusatan latihan guna memaksimalkan kemampuan atlet sebelum turun di Kejurda Bali.
Pada ajang tersebut, Buleleng menargetkan mengirim dua tim terbaik dari kategori putra dan putri.
Wahyudi mengakui sebagian besar atlet yang tergabung masih berstatus pemula. Karena itu, pembinaan saat ini lebih diarahkan pada penguatan teknik dasar serta peningkatan fisik atlet.
Meski begitu, perkembangan para atlet mulai terlihat dalam beberapa kali sesi latihan yang telah dijalani.
“Dari lima kali latihan yang sudah dilaksanakan, ritme gerakan atlet mulai terlihat. Tinggal meningkatkan efektivitas serta kekuatan dayung agar lebih maksimal,” katanya.
Untuk menunjang progres tersebut, FAJI Buleleng menjadwalkan latihan rutin tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Jumat, dan Minggu.
Latihan dipusatkan di Tukad Banyumala yang saat ini menjadi home base tim arung jeram Buleleng.
Selain itu, FAJI Buleleng juga tengah melakukan penjajakan terhadap beberapa sungai lain yang dinilai berpotensi menjadi lokasi latihan maupun arena perlombaan, di antaranya Tukad Saba dan Bendungan Titab. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya