SINGARAJA, RadarBuleleng.id - KONI Buleleng memberi perhatian serius terhadap penguatan publikasi dan pengelolaan informasi di lingkungan cabang olahraga.
Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi organisasi olahraga agar lebih adaptif di era digital.
Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova A. Putra menegaskan, prestasi atlet tidak cukup hanya ditorehkan di arena pertandingan.
Menurutnya, capaian tersebut juga harus diimbangi dengan kemampuan organisasi dalam membangun citra serta menyebarluaskan informasi secara profesional kepada publik.
"Seperti kita ketahui, organisasi sekarang di zaman teknologi yang terus maju, humas menjadi bagian yang sangat penting karena menjadi etalase. Di situ, pusat pelaporan, pusat citra dan organisasi yang baik harus dibangun melalui sistem-sistem kehumasan," ujar Nova usai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan IT Pengurus Cabang Olahraga di Ruang Rapat KONI Buleleng, Kamis (23/4/2026).
Nova menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, setiap cabang olahraga dituntut untuk beradaptasi.
Pengurus tidak hanya fokus pada pembinaan atlet, tetapi juga harus aktif membangun komunikasi publik melalui media sosial dan berbagai platform digital.
“Prestasi olahraga harus diketahui masyarakat. Jangan sampai atlet kita berjuang keras, meraih medali, tetapi tidak terdokumentasi dan tidak terpublikasikan dengan baik. Karena itu humas dan IT menjadi bagian penting dalam kemajuan organisasi olahraga saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran bidang humas di masing-masing cabang olahraga sangat strategis dalam memperkuat eksistensi organisasi sekaligus menarik perhatian masyarakat terhadap perkembangan olahraga di Buleleng.
Selain meningkatkan eksposur, publikasi yang baik juga dinilai membuka peluang dukungan lebih luas, baik dari masyarakat, sponsor, maupun pemerintah daerah.
“Kami ingin seluruh pengkab cabor di Buleleng memiliki sistem informasi yang baik, aktif di media sosial, serta mampu menyampaikan kegiatan dan prestasi atlet secara cepat, akurat, dan menarik,” katanya.
Penguatan sumber daya manusia di bidang komunikasi pun menjadi fokus KONI Buleleng dalam mendorong lahirnya organisasi olahraga yang modern dan profesional.
Seluruh cabang olahraga diharapkan tidak hanya mampu mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun branding yang kuat.
“Kalau prestasi dibarengi publikasi yang baik, maka olahraga Buleleng akan semakin berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, KONI Buleleng melibatkan pengurus bidang humas dan IT dari 48 cabang olahraga.
Para peserta mendapatkan evaluasi pengelolaan informasi organisasi sekaligus pelatihan teknis, mulai dari strategi kehumasan, penulisan berita singkat, hingga pengelolaan media sosial. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya