Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Jadi Tuan Rumah Porprov Bali, Dewan Desak Percepatan Perbaikan Venue

Eka Prasetya • Selasa, 5 Mei 2026 | 15:47 WIB
CEK VENUE: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Wirya saat mengecek venue panjat tebing di Lapangan Bhuana Patra. (KONI Buleleng)
CEK VENUE: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Wirya saat mengecek venue panjat tebing di Lapangan Bhuana Patra. (KONI Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - DPRD Bali mendorong percepatan perbaikan sejumlah venue olahraga di Kabupaten Buleleng. 

Apalagi Buleleng akan menjadi tuan rumah tunggal dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 mendatang.

Hal tersebut mencuat saat Komisi IV DPRD Bali melakukan kunjungan kerja ke KONI Buleleng, Selasa (5/5/2026). 

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Wirya, bersama anggota dewan seperti Ni Wayan Sari Galung, Putu Mangku Mertayasa, dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya. 

Kehadiran mereka diterima Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova A. Putra, bersama jajaran pengurus dan perwakilan cabang olahraga.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Bali melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan Buleleng, mulai dari aspek teknis hingga kelayakan sarana olahraga yang akan digunakan selama Porprov.

Anggota DPRD Bali, Putu Mangku Mertayasa menyebut, secara umum Buleleng dinilai siap menjadi tuan rumah. Namun, kondisi sejumlah venue masih membutuhkan rehabilitasi besar agar memenuhi standar penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi.

“Secara umum Buleleng siap menjadi tuan rumah Porprov 2027. Namun, dari sisi kelayakan venue, masih perlu dilakukan sejumlah perbaikan. Karena itu, kami akan merekomendasikan percepatan penganggaran agar rehabilitasi bisa dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, KONI Buleleng telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 26,2 miliar kepada Pemprov Bali. 

Dari jumlah itu, sekitar Rp 20 miliar menjadi kebutuhan minimal untuk pembenahan sarana dan prasarana olahraga.

DPRD Bali, lanjutnya, akan menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut melalui rapat bersama sejumlah instansi terkait, seperti KONI Bali, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali, serta Bappeda Bali. Targetnya, realisasi anggaran bisa dimulai pada 2026 agar persiapan tidak terlambat.

“Kalau penganggaran baru masuk tahun 2027 tentu akan terlambat. Harapan kami, tahun 2026 sudah bisa direalisasikan sehingga Buleleng tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu menjadi contoh penyelenggaraan Porprov ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova A. Putra mengungkapkan mayoritas venue olahraga di Buleleng terakhir direhabilitasi pada 2015, saat daerah tersebut menjadi salah satu tuan rumah Porprov Bali. Sejak saat itu, belum ada pembenahan signifikan.

“Sudah lebih dari satu dekade venue-venue ini belum mendapat rehabilitasi menyeluruh. Dengan penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah tunggal Porprov 2027, tentu perbaikan fasilitas menjadi kebutuhan mendesak,” jelasnya.

Ia berharap dukungan DPRD Bali mampu mempercepat komunikasi dengan Pemprov Bali sehingga bantuan rehabilitasi venue bisa segera terealisasi.

“Dengan terpenuhinya anggaran yang diusulkan, Buleleng optimistis mampu menghadirkan sarana olahraga yang representatif dan layak untuk menyukseskan Porprov Bali 2027,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#olahraga #porprov bali #koni #buleleng #dprd bali