Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

110 Profesor dari Seluruh Indonesia Bertanding di Buleleng. Undiksha Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis ATPI 2026

Francelino Junior • Jumat, 12 Juni 2026 | 21:31 WIB
BANGUN JEJARING: Suasana pertandingan tenis antar profesor di Lapangan Tenis Universitas Pendidikan Ganesha, Buleleng. (Undiksha)
BANGUN JEJARING: Suasana pertandingan tenis antar profesor di Lapangan Tenis Universitas Pendidikan Ganesha, Buleleng. (Undiksha)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Suasana berbeda terlihat di Kabupaten Buleleng, Bali. 

Sebanyak 110 orang profesor dari 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Singaraja untuk mengikuti Kejuaraan Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026 yang resmi dibuka Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis (11/6/2026) malam.

Ajang berskala nasional tersebut tidak hanya menjadi arena adu kemampuan di lapangan tenis. 

Kejuaraan tersebut juga menjadi wadah mempertemukan para akademisi lintas kampus untuk memperkuat jejaring, bertukar gagasan, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah dan menandai dimulainya rangkaian pertandingan yang akan berlangsung di sejumlah lapangan tenis di Kabupaten Buleleng. 

Kehadiran ratusan profesor dari berbagai daerah juga menjadi momentum strategis bagi Undiksha untuk memperkenalkan kampus sekaligus potensi daerah Bali Utara kepada kalangan akademisi nasional.

Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Tenis ATPI 2026. 

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai lebih dibanding sekadar kompetisi olahraga.

“Kejuaraan ini bukan sekadar pertandingan tenis. Pertemuan para profesor dari berbagai perguruan tinggi menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkuat jejaring, berbagi gagasan, dan membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan tinggi,” ujarnya.

Dalam kejuaraan kali ini, panitia mempertandingkan dua kategori, yakni Ganda Profesor Eksekutif dan Ganda Putra Profesor. 

Pertandingan digelar di tiga lokasi berbeda, yaitu Lapangan Tenis Kampus Utama Undiksha di Jalan Udayana Singaraja, Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra, serta GOR Tenis Indoor Undiksha di Desa Jinengdalem.

Ketua Umum Asosiasi Tenis Profesor Indonesia, Suharnomo, mengatakan ATPI berupaya menghadirkan ruang interaksi yang lebih cair di antara para akademisi. 

Menurutnya, banyak ide besar dan kerja sama strategis justru lahir dari pertemuan-pertemuan informal seperti yang terbangun dalam kegiatan olahraga.

“Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara akademisi dapat semakin erat. Dari pertemuan-pertemuan informal sering kali lahir ide, gagasan, dan kolaborasi yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi,” katanya.

Selain pertandingan tenis, rangkaian kegiatan juga diisi seminar keolahragaan yang menghadirkan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI), Nurdin Halid, sebagai narasumber. 

Seminar tersebut mengangkat pentingnya olahraga, sport science, dan kesehatan dalam mendukung produktivitas para akademisi.

Kejuaraan Tenis ATPI 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan para juara di lapangan, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi antar kampus. 

Melalui ajang tersebut, Buleleng dan Undiksha menjadi titik temu para profesor Indonesia dalam membangun jejaring, mempererat persaudaraan, serta mendorong lahirnya inovasi bagi kemajuan pendidikan tinggi nasional. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#tenis #pendidikan #profesor #undiksha #buleleng