SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kontingen catur Kabupaten Buleleng tampil dominan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Bali 2026.
Tim berjuluk Kota Pendidikan itu sukses keluar sebagai juara umum setelah memborong tujuh medali emas dan mengungguli kabupaten/kota lain di Bali.
Kejurprov Catur Bali 2026 berlangsung selama tiga hari, 21-23 Juni 2026, di SMA Pariwisata Saraswati, Semarapura, Klungkung.
Sebanyak 281 orang atlet catur dari delapan kabupaten/kota ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut.
Berkat raihan tujuh medali emas, Buleleng berhak membawa pulang piala bergilir juara umum yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Umum Pengprov Percasi Bali, Ronal, didampingi Ketua Panitia Kejurprov yang juga Ketua Pengkab Percasi Klungkung, I Gusti Ngurah Martika.
Posisi runner up ditempati Kota Denpasar dengan koleksi empat medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Sementara Kabupaten Badung berada di peringkat ketiga setelah mengumpulkan dua medali emas, delapan perak, dan delapan perunggu.
Dominasi Buleleng terutama terlihat di kelompok junior. Tujuh medali emas yang diraih berasal dari kategori Junior A Putra, Junior A Putri, Junior D Putra, Junior D Putri, Junior E Putra, Junior G Putra, dan Junior G Putri.
Para penyumbang medali emas bagi Buleleng masing-masing I Gede Wahyu Adi Putra (Junior A Putra), Kadek Wikayla Prabawati (Junior A Putri), Putu Kayana Wiryawan (Junior D Putra), Putu Paramitha Parameswari (Junior D Putri), Kadek Prabha Wiguna (Junior E Putra), Cening Raka Dirgayusa (Junior G Putra), dan Made Ayu Sarinita Wiryastuti (Junior G Putri).
Tak hanya berjaya di podium tertinggi, atlet-atlet Buleleng juga menambah pundi-pundi medali perak dan perunggu. Salah satu medali perunggu diraih Kadek Diva Anggarina Sari pada kategori Junior A Putri.
Ketua Pengprov Percasi Bali, I Nyoman Parta mengapresiasi semangat para atlet muda yang tampil dalam kejuaraan tersebut.
Menurutnya, pembinaan atlet usia dini menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi yang tangguh dan berprestasi.
"Investasi pada atlet usia dini melalui olahraga catur akan melahirkan generasi yang tangguh, visioner, dan tidak mudah menyerah," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Klungkung, I Made Satria saat membuka kejuaraan menegaskan bahwa catur bukan sekadar permainan. Olahraga ini mampu melatih kecerdasan, kesabaran, disiplin, serta kemampuan mengambil keputusan.
Kejurprov Catur Bali 2026 mempertandingkan 16 kategori, mulai dari kelompok senior hingga junior putra dan putri.
Ajang ini juga menjadi wadah pembinaan sekaligus pemantauan atlet-atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat Bali pada berbagai kejuaraan tingkat nasional. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya