Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Tuan Rumah Kejurnas Kempo 2026, Pemkab Bidik Dampak Positif bagi Pariwisata dan Ekonomi

Francelino Junior • Kamis, 25 Juni 2026 | 05:44 WIB
KEJUARAAN NASIONAL: Tim dari Federasi Kempo Indonesia (FKI) saat melakukan audiensi pelaksanaan Kejurnas Kempo yang akan dilaksanakan di GOR Undiksha, Buleleng. (Pemkab Buleleng)
KEJUARAAN NASIONAL: Tim dari Federasi Kempo Indonesia (FKI) saat melakukan audiensi pelaksanaan Kejurnas Kempo yang akan dilaksanakan di GOR Undiksha, Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kabupaten Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga berskala nasional. 

Pada 8 hingga 11 Juli 2026 mendatang, GOR Undiksha Jinengdalem akan menjadi arena pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo 2026 yang diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Tak sekadar menjadi panggung adu prestasi para atlet, Pemkab Buleleng berharap kejuaraan tersebut mampu memberikan efek berganda bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung dari berbagai provinsi diyakini akan meningkatkan perputaran ekonomi selama kejuaraan berlangsung.

Menurutnya, kegiatan olahraga berskala nasional memiliki potensi besar untuk mendorong pengembangan sport tourism di Bali Utara sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

"Karena kegiatan ini skala nasional, bagi Buleleng kegiatan yang terpusat mampu memberikan vibrasi untuk pengembangan sport tourism maupun pemberdayaan masyarakat," ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Hingga saat ini, antusiasme daerah peserta cukup tinggi. Dari total 23 pengurus daerah Federasi Kempo Indonesia (FKI), sebanyak 15 daerah telah menyatakan kesiapan mengirimkan atletnya ke Buleleng.

Pemilihan Buleleng sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Selain memiliki fasilitas olahraga yang memadai, daerah ini juga telah beberapa kali sukses menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event olahraga tingkat nasional hingga internasional.

Panitia pun memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan. Mulai dari kesiapan arena pertandingan, akomodasi peserta, hingga aspek teknis pelaksanaan kejuaraan.

Ketua Panitia Kejurnas Kempo 2026, Yulianto Maris mengatakan, rangkaian kegiatan tidak hanya berisi pertandingan memperebutkan gelar juara nasional. Sejumlah agenda pendukung juga akan digelar selama pelaksanaan kejurnas.

"Bukan kejurnas saja. Selama beberapa hari kegiatan yang berlangsung, juga dilaksanakan kenaikan tingkat secara nasional, kemudian ada penyegaran untuk wasit," jelas Yulianto yang juga menjabat Wakil Ketua Umum FKI.

Sebelumnya, panitia nasional juga telah melakukan koordinasi dengan Ketua Umum KONI Buleleng yang juga Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, guna memastikan kesiapan daerah dalam menyambut para peserta.

Kejurnas Kempo 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi Buleleng untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism di Bali. 

Selain meningkatkan prestasi olahraga, ajang ini juga diyakini mampu memperkenalkan potensi wisata Bali Utara kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebagai informasi, Federasi Kempo Indonesia (FKI) merupakan organisasi nasional cabang olahraga kempo yang berdiri pada 10 November 2018 di Jakarta. 

Organisasi ini sebelumnya bernama Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Porkemi) sebelum berubah menjadi FKI pada 2021. 

Saat ini FKI dipimpin Yasonna H. Laoly dan menjadi anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang diakui oleh International Olympic Committee (IOC). (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#olahraga #kejurnas #gor #buleleng #kempo