Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bangga! Atlet Buleleng Desak Rita, Kembali Rebut Emas di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing

Eka Prasetya • Minggu, 5 Juli 2026 | 10:06 WIB
REBUT EMAS: Atlet panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi (tengah) berhasil merebut medali emas pada ajang Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 di Krakow, Polandia. (World Climbing)
REBUT EMAS: Atlet panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi (tengah) berhasil merebut medali emas pada ajang Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 di Krakow, Polandia. (World Climbing)

 

RadarBuleleng.id - Nama Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mengharumkan Indonesia di panggung dunia. 

Atlet panjat tebing asal Desa Sambangan, Kabupaten Buleleng, Bali, itu sukses mempersembahkan medali emas pada nomor speed perorangan putri dalam Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 yang berlangsung di Krakow, Polandia, Sabtu (4/7/2026).

Keberhasilan Desak menjadi kabar menggembirakan bagi Indonesia setelah ia tampil konsisten sejak awal kompetisi hingga partai final. 

Pada laga perebutan medali emas, Desak mengalahkan wakil tuan rumah, Natalia Kałucka, dengan catatan waktu 6,54 detik. Sementara atlet Polandia tersebut membukukan waktu 6,62 detik.

Medali tersebut merupakan medali emas kedua Desak di ajang World Climbing Series yang sama-sama ia raih di Krakow. Hasil tersebut semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemanjat tercepat dunia.

Persaingan di sektor putri sendiri berlangsung sengit. Sebelum perebutan medali dimulai, publik dibuat terpukau oleh penampilan atlet Amerika Serikat, Emma Hunt, yang mencetak sejarah dengan memecahkan rekor dunia menjadi 5,99 detik. 

Catatan itu menjadikannya sebagai atlet putri pertama yang mampu menaklukkan jalur speed dalam waktu di bawah enam detik.

Babak perebutan medali juga mempertemukan tiga atlet tercepat dunia, yakni Emma Hunt, atlet Polandia Aleksandra Mirosław, dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. 

Namun duel yang paling dinanti antara Hunt dan Mirosław urung terjadi setelah pemanjat tuan rumah melakukan false start.

Pada pengulangan lomba, Hunt justru terpeleset di bagian bawah dinding panjat sehingga harus puas membawa pulang medali perunggu.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Desak. Atlet kebanggaan Buleleng tersebut tampil tenang dan mampu mengungguli Kałucka untuk memastikan lagu Indonesia Raya berkumandang di Krakow.

"Saya sangat senang, ini adalah medali kedua saya di Kraków," ujar Desak.

"Saya tidak menyangka bisa mendapatkan medali emas lagi, semua pesaing sangat cepat. Saya ingin mengucapkan selamat kepada mereka semua, dan berterima kasih kepada tim saya, pelatih saya, serta seluruh masyarakat di Indonesia yang telah mendukung kami," lanjutnya.

Di balik keberhasilan tersebut, Desak mengungkapkan bahwa persiapannya menuju kejuaraan tidak berjalan mudah. Ia mengaku sempat menghadapi kendala akibat minimnya dukungan yang diterima.

"Sebenarnya, saya sempat menghadapi beberapa masalah sebelum kompetisi ini karena pemerintah kami kurang memberikan dukungan. Lewat medali emas ini, saya berharap mereka akan mulai mendukung kami," ungkapnya.

Desak juga menyampaikan rasa cintanya kepada Krakow, kota yang kembali menghadirkan kenangan manis dalam perjalanan kariernya.

"Terima kasih banyak untuk Kraków, ini adalah tempat yang indah bagi saya!" katanya.

Tak hanya Desak, Indonesia juga menambah koleksi medali melalui nomor speed perorangan putra. 

Atlet Raharjati Nursamsa berhasil meraih medali perunggu setelah mencatatkan waktu 4,79 detik pada perebutan posisi ketiga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#medali emas #Desak Rita #panjat tebing #atlet #buleleng