Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Desak Rita Tambah Dua Medali dari Piala Dunia Panjat Tebing Polandia

Eka Prasetya • Minggu, 5 Juli 2026 | 19:47 WIB
TAMBAH MEDALI: Atlet asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi (kiri depan) menunjukkan medali perak yang ia raih pada ajang Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Polandia. (World Climbing)
TAMBAH MEDALI: Atlet asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi (kiri depan) menunjukkan medali perak yang ia raih pada ajang Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Polandia. (World Climbing)

 

RadarBuleleng.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet panjat tebing asal Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi. 

Sehari setelah merebut medali emas nomor speed perorangan putri, Desak kembali mempersembahkan dua medali untuk Indonesia pada ajang World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia.

Kali ini, Desak menyumbangkan medali perak pada nomor Speed Mixed Relay bersama Antasyafi Robby Al Hilmi, serta medali perunggu pada nomor Speed Relay Putri berpasangan dengan Rajiah Sallsabillah. 

Dengan tambahan dua medali tersebut, Desak menutup seri Krakow dengan koleksi satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Pada nomor Speed Mixed Relay, Indonesia tampil impresif sejak babak awal. Berpasangan dengan Robby Al Hilmi, Desak sukses melaju hingga partai final sekaligus beberapa kali mempertajam rekor Asia sepanjang kompetisi.

Di babak semifinal, pasangan Indonesia membukukan waktu 11,19 detik, yang saat itu menjadi rekor Asia baru. 

Namun, pada laga perebutan medali emas, mereka harus mengakui keunggulan pasangan Amerika Serikat, Samuel Watson dan Emma Hunt.

Pasangan Amerika tampil luar biasa dengan catatan waktu 10,89 detik, sekaligus memecahkan rekor dunia dan menjadi tim pertama dalam sejarah yang menyelesaikan nomor estafet campuran di bawah 11 detik. 

Sementara Desak dan Robby finis dengan waktu 11,30 detik untuk memastikan medali perak.

Meski gagal meraih emas, hasil tersebut tetap menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia. 

Selain menyumbangkan medali kedua bagi Desak di Krakow, pasangan Merah Putih juga ikut mewarnai lahirnya sejarah baru nomor Speed Mixed Relay yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di Piala Dunia Panjat Tebing.

Tak berhenti di situ, Desak kembali turun pada nomor Speed Relay Putri bersama Rajiah Sallsabillah.

Duet Indonesia membuka persaingan dengan mengalahkan Jepang pada babak 16 besar. Desak dan Rajiah mencatatkan waktu 13,57 detik, sementara Jepang membukukan 15,81 detik.

Pada perempat final, Indonesia melaju ke semifinal setelah tim Polandia mengalami terpeleset saat pertandingan berlangsung. Indonesia menyelesaikan lomba dengan catatan 19,45 detik dan memastikan tiket empat besar.

Langkah Indonesia baru terhenti pada semifinal setelah dikalahkan China. Desak dan Rajiah mencatatkan waktu 14,15 detik, sedangkan pasangan China tampil lebih cepat dengan waktu 13,02 detik.

Meski gagal ke final, Desak dan Rajiah mampu bangkit pada perebutan medali perunggu. Mereka tampil lebih konsisten dan berhasil mengalahkan pasangan Spanyol dengan catatan waktu 13,14 detik, unggul atas lawannya yang membukukan 13,52 detik.

Medali emas nomor Speed Relay Putri akhirnya menjadi milik China setelah mencatatkan waktu 12,89 detik di partai final. Sementara tuan rumah Polandia harus puas membawa pulang medali perak dengan waktu 14,00 detik.

Rangkaian hasil tersebut semakin mempertegas konsistensi Desak sebagai salah satu pemanjat tercepat dunia. Atlet kebanggaan Buleleng itu tidak hanya sukses mempertahankan performanya di nomor individu, tetapi juga mampu menjadi andalan Indonesia pada nomor estafet.

Sebelumnya, Desak lebih dulu mempersembahkan medali emas pada nomor speed perorangan putri setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Natalia Kałucka, dengan catatan waktu 6,54 detik berbanding 6,62 detik. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#kejuaraan dunia #Desak Rita #panjat tebing #atlet #buleleng