Gapura Mas, Pembinaan Olahraga Ala Desa Sanggalangit yang Cetak Bibit Atlet Buleleng

Francelino Junior • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 23:01 WIB
EPIC COMEBACK: Kapten Gapura Mas Sanggalangit (biru) berebut bola dengan kapten PERS Sangsit (merah) dalam pertandingan Rabu (17/12/2025).
EPIC COMEBACK: Kapten Gapura Mas Sanggalangit (biru) berebut bola dengan kapten PERS Sangsit (merah) dalam pertandingan Rabu (17/12/2025).

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, memiliki cara unik dalam membina generasi muda. 

Melalui wadah bernama Gapura Mas atau Gabungan Putra-Putri Masyarakat Sanggalangit, pemerintah desa tidak hanya mendorong aktivitas kepemudaan, tetapi juga serius mengembangkan potensi olahraga warganya.

Selama ini, nama Gapura Mas lebih dikenal sebagai klub sepak bola yang kerap tampil dalam berbagai kompetisi di Buleleng. 

Namun, di balik itu, Gapura Mas sejatinya merupakan organisasi induk pembinaan olahraga di Desa Sanggalangit. Olahraga yang dibina pun beragam, mulai dari sepak bola, bola voli, catur hingga tenis meja.

Perbekel Desa Sanggalangit, I Nyoman Sudika menjelaskan, sepak bola menjadi cabang olahraga yang paling aktif. Karena itu, nama Gapura Mas lebih lekat dengan klub sepak bola. 

Meski demikian, berbagai cabang olahraga lain juga tetap mendapat pembinaan, terutama saat pelaksanaan ajang olahraga tingkat kecamatan.

“Induknya bernama Gapura Mas. Sepak bolanya yang lebih aktif, lalu voli. Kalau yang lain muncul saat Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam),” ujarnya.

Prestasi Gapura Mas di lapangan hijau juga cukup membanggakan. Pada kompetisi Liga 2 yang digelar Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng tahun 2025 lalu, tim tersebut berhasil menembus posisi empat besar atau meraih juara harapan. Dalam turnamen itu, Gapura Mas tampil produktif dengan mengoleksi 15 gol.

Tak hanya fokus pada pembinaan, Desa Sanggalangit juga rutin menggelar turnamen sepak bola empat tahun sekali yang konsepnya menyerupai Piala Dunia. 

Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun desa dan berlangsung selama Mei hingga Juni, dengan partai final digelar setiap 1 Juni.

Menurut Sudika, turnamen tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Lebih dari itu, ajang tersebut dimanfaatkan untuk mencari sekaligus mengukur kemampuan bibit-bibit pesepakbola potensial yang dimiliki desa. Pesertanya pun berasal dari berbagai klub sepak bola di Kabupaten Buleleng.

“Turnamen ini juga untuk menggali dan menguji bibit-bibit sepak bola kami. Peserta turnamennya klub-klub di Buleleng,” katanya.

Komitmen desa terhadap pembinaan olahraga juga diwujudkan melalui dukungan anggaran yang dialokasikan dalam APBDes. Dana tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas pembinaan hingga keikutsertaan atlet dalam berbagai kompetisi dan turnamen.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Desa Sanggalangit menganggarkan dana sebesar Rp15 juta bagi Gapura Mas. 

Meski nominalnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa, dukungan tersebut diharapkan mampu menjaga prestasi dan melahirkan lebih banyak atlet potensial dari Desa Sanggalangit. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
olahraga sepak bola kompetisi buleleng Sanggalangit