SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak dua orang atlet terbaik Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Buleleng tengah berpacu dengan waktu.
Mereka mematangkan persiapan demi tampil pada Kejuaraan Binaraga dan Olahraga Fisik Asia ke-58 yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 22-28 September 2026.
Adalah Dewa Putu Bayu dan Gading Darmawan yang dipercaya membawa nama Indonesia di ajang bergengsi tersebut.
Keduanya kini menjalani program latihan intensif demi mencapai kondisi fisik terbaik sebelum naik ke panggung kompetisi.
Bagi Gading Darmawan, tantangan terbesar justru datang sebelum pertandingan dimulai.
Atlet yang akan turun di kelas di bawah 75 kilogram itu harus memangkas bobot tubuh sekitar delapan kilogram dalam delapan pekan agar lolos saat proses timbang badan.
"Untuk persiapan saat ini masih fokus mencapai berat badan di bawah 75 kilogram. Berat saya sekarang masih 83 kilogram, jadi harus memangkas sekitar delapan kilogram dalam waktu delapan minggu ini," katanya.
Selain berpacu dengan target berat badan, Gading juga harus membagi waktu antara latihan dan pekerjaannya sebagai personal trainer. Meski menjalani debut di level Asia, ia memilih memasang target realistis.
"Saya tidak mau muluk-muluk. Masuk tiga besar saja sudah lebih dari cukup karena ini pertandingan perdana saya di Kejuaraan Asia," ujarnya.
Sementara itu, Dewa Putu Bayu mengaku progres persiapannya telah mencapai sekitar 80 hingga 85 persen.
Ia menargetkan kondisi fisiknya meningkat hingga 95 persen pada akhir Agustus sebelum mencapai performa puncak saat bertanding di Bangkok.
Latihan pun ditingkatkan secara signifikan. Dalam sepekan, Dewa menjalani 10 hingga 12 sesi latihan dengan durasi tiga hingga empat jam setiap hari. Program tersebut dibarengi pola makan yang disiplin untuk menyempurnakan kondisi fisiknya.
"Dengan latihan lebih intens dan keras, saya berlatih 10 hingga 12 kali dalam seminggu. Setiap hari latihan berlangsung sekitar tiga sampai empat jam. Pola makan juga diatur lebih ketat dan disiplin agar hasilnya sesuai harapan," jelasnya.
Menurut Bayu, persaingan di Kejuaraan Asia dipastikan berlangsung sengit karena seluruh peserta merupakan atlet terbaik yang mewakili negaranya masing-masing. Meski demikian, ia tetap membidik hasil maksimal.
"Target saya di Kejuaraan Asia adalah membawa pulang medali. Saya ingin tampil 100 persen dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," tegasnya.
Sementara itu Ketua PBFI Buleleng, I Made Widiasa Pasputra mengatakan keikutsertaan kedua atlet tersebut merupakan bagian dari pembinaan menuju level internasional.
Apabila mampu menorehkan hasil membanggakan di Bangkok, keduanya akan diupayakan tampil pada Kejuaraan Dunia yang dijadwalkan berlangsung di Laos pada Desember 2026.
"Seandainya prestasinya bagus, kami akan pertimbangkan mengikuti Kejuaraan Dunia di Laos. Mudah-mudahan mendapat rekomendasi dari PB dan Pengprov," ujar Widiasa.
Widiasa mengaku kemungkinan tidak dapat mendampingi atlet secara langsung ke Thailand karena memiliki kewajiban adat sebagai pemangku saat pelaksanaan kejuaraan.
Meski demikian, ia memastikan dukungan penuh tetap diberikan kepada kedua atlet selama berlaga.
Kejuaraan Binaraga dan Olahraga Fisik Asia ke-58 akan digelar di Alexander Hotel, Bangkok.
Seluruh peserta dijadwalkan menjalani proses timbang badan dan pengukuran tinggi pada 24 September, sedangkan pertandingan berlangsung pada 25 hingga 27 September 2026. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali