Singaraja Kota Petarung, Puluhan Fighter Muda di Buleleng Barat Unjuk Gigi

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:52 WIB
PETARUNG: Suasana pertandingan Sunset Fight Vol. 4 di Desa Musi, Buleleng. (Muaythai Buleleng)
PETARUNG: Suasana pertandingan Sunset Fight Vol. 4 di Desa Musi, Buleleng. (Muaythai Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebanyak 40 orang petarung (fighter) muda dari berbagai desa di Kecamatan Gerokgak, Buleleng, saling adu ketangkasan dalam ajang kejuaraan Muaythai bertajuk Sunset Fight Vol. 4 di Desa Musi, Sabtu (22/8/2026). 

Aksi tarung bebas yang digagas Club Muaythai Indonesia Taru Jagat Desa Musi bersama Komunitas Buleleng Barat Fighter ini ditunjukkan untuk menegaskan kembali reputasi historis Buleleng, sekaligus membumikan olahraga bela diri hingga ke pelosok desa.

Ketua Panitia Sunset Fight Vol. 4, Putu Darmawan, mengungkapkan bahwa gelaran edisi keempat ini dihelat kembali atas tingginya desakan para atlet muda di wilayah barat Buleleng.

“Setelah sukses dilaksanakan tahun 2025 dan mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat, para petarung muda terus meminta agar kegiatan ini kembali dilaksanakan tahun ini,” ujar Putu Darmawan.

Melalui Sunset Fight Vol. 4, semangat pantang menyerah khas petarung Bali Utara dihidupkan kembali, bukan untuk perselisihan di jalanan, melainkan untuk melahirkan ksatria olahraga yang siap membawa nama daerah ke panggung nasional maupun internasional.

Karakter masyarakat Buleleng yang dikenal pemberani, tangguh, dan pantang menyerah kini disalurkan ke arah yang positif dan terukur melalui cabang olahraga bela diri seperti Muaythai.

Ajang tersebut juga berfungsi sebagai radar pencari bakat potensial. Para jawara dan pemenang terbaik dalam Sunset Fight Vol. 4 berkesempatan direkrut masuk ke dalam tim binaan resmi Muaythai Taru Jagat serta Pengkab Muaythai Indonesia (MI) Buleleng.

Ketua Umum Pengkab MI Buleleng, I Wayan Tarik Adnyana, memberikan apresiasi tinggi atas kemandirian klub daerah dalam memutar roda kompetisi. 

Ia memastikan seluruh peserta yang bertanding terpantau langsung oleh Tim Pembinaan Prestasi (Binpres).

“Dari hasil kejuaraan ini nantinya bidang pemantauan minat dan Binpres akan melihat potensi para petarung untuk kemudian diarahkan dan dibina ke tingkat yang lebih tinggi,” tegas Tarik Adnyana.

Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, serta dihadiri jajaran KONI Buleleng, Pemerintah Desa Musi, Polsek Gerokgak, hingga pihak Kecamatan Gerokgak.

Selain untuk mencetak regenerasi atlet Muaythai Buleleng di tingkat provinsi maupun nasional, kompetisi tersebut diharapkan menjadi sarana efektif bagi pemuda di wilayah pesisir barat Buleleng untuk menyalurkan energi serta bakat olahraga secara positif dan berprestasi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Berita Olahraga Buleleng Muaythai Buleleng Sunset Fight Gerokgak Singaraja Kota Petarung Pengkab MI Buleleng