Atlet Bridge Buleleng Tampil Gemilang, Berhasil Sabet 4 Besar Nasional dan Best Junior

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 07:37 WIB
BEST JUNIOR: Gede Raditya Manohara berhasil meraih predikat best junior pada ajang Kejurnas Bridge ke-60 Tahun 2026 di Mamuju, Sulawesi Barat. (Gabsi Buleleng)
BEST JUNIOR: Gede Raditya Manohara berhasil meraih predikat best junior pada ajang Kejurnas Bridge ke-60 Tahun 2026 di Mamuju, Sulawesi Barat. (Gabsi Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Atlet bridge asal Buleleng sukses mengukir prestasi manis dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bridge ke-60 Tahun 2026 yang berlangsung di Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju.

Tampil di tengah sengitnya persaingan atlet elite se-Indonesia pada 19–24 September 2026, duet Gede Raditya Manohara dan I Made Nuridja berhasil menembus babak final dan finis di posisi keempat nasional pada nomor Pasangan Open/Terbuka.

Kategori Open nomor pasangan sendiri diikuti oleh 42 pasangan dari berbagai daerah dan klub ternama di Indonesia. 

Di babak final dengan sistem Matchpoint Barometer, duet Buleleng bersaing ketat dengan 15 pasangan terbaik.

Gelar juara nomor Open ini diraih oleh pasangan Yere/Yongky Tumbel asal Tomohon (60,16%), posisi runner-up diduduki pakar bridge Bert Toar Polii/Paulus Sugandi dari Djarum Bridge Club (57,62%), serta posisi ketiga ditempati Jaury Sakkung/Mulyadi asal Palu (53,65%).

Pasangan Raditya dan Nuridja membuntut di urutan keempat dengan skor 52,70%—hanya berselisih tipis 0,95 poin persentase dari peraih medali perunggu.

Ketua GABSI Buleleng sekaligus atlet, I Made Nuridja, bersyukur atas capaian positif yang diraih dan menganggap selisih skor tipis tersebut sebagai bahan evaluasi penting untuk menjaga konsistensi.

”Kami bersyukur bisa masuk empat besar nasional. Persaingan di kategori Open cukup ketat karena diikuti pasangan-pasangan dari berbagai daerah dan klub di Indonesia. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan,” kata Nuridja, Rabu (23/9/2026).

”Masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi, terutama bagaimana menjaga konsistensi permainan. Ini menjadi pengalaman berharga karena kami bisa mengukur kemampuan dengan pasangan-pasangan dari berbagai daerah,” imbuhnya.

Tak hanya bersinar di nomor senior, Buleleng juga menunjukkan taji pada kategori junior KU25 (diikuti 22 pasangan) melalui duet Gede Arya Suryana Murtika Wangsa dan Ni Putu Puja Parwati Dewi.

Meski langkahnya sempat terhenti menuju babak final KU25, pasangan muda ini bangkit di laga side event Pasangan Kongres hingga sukses menyabet Juara 1 Junior (Best Junior).

Made Nuridja menegaskan bahwa pengalaman bertanding di level nasional sangat krusial bagi pembinaan atlet-atlet muda Buleleng.

”Untuk atlet junior, yang terpenting mereka mendapatkan pengalaman bertanding. Mereka bisa merasakan atmosfer Kejurnas dan menghadapi pasangan dari berbagai daerah. Raihan Best Junior tentu menjadi tambahan motivasi bagi mereka,” jelasnya.

Dalam ajang Kejurnas ke-60 ini, Kontingen Buleleng berkekuatan empat atlet, yakni Gede Raditya Manohara, I Made Nuridja, Ni Putu Puja Parwati Dewi, dan Gede Arya Suryana Murtika Wangsa. 

Mereka turun di tiga nomor utama, meliputi Pasangan Junior KU25, Pasangan Open/Terbuka, serta Beregu Kelas B. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Olahraga Buleleng Berita Singaraja Hari Ini Bridge Buleleng Kejurnas Bridge 2026 GABSI Buleleng