RadarBuleleng.id – Prestasi membanggakan diukir oleh atlet asal Bali di panggung olahraga internasional.
Atlet balap sepeda gunung asal Denpasar, Sayu Bella Sukma Dewi, sukses meraih medali perunggu dalam ajang Asian Games 2026 yang berlangsung di Obata Ryokuchi Park, Aichi-Nagoya, Jepang, Kamis (24/9/2026).
Gadis kelahiran 2003 itu berhasil finis di peringkat ketiga pada nomor Cross-Country Mountain Bike (XCO) Putri usai menuntaskan balapan sengit dengan catatan waktu 1 jam 28 menit.
Pelatih sekaligus Pengurus Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov Indonesia Cycling Federation (ICF) Bali, I Ketut Sudayasa, menyebut keberhasilan pesepeda binaannya ini merupakan buah manis dari persiapan matang dan kedisiplinan selama pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
”Dari awal, Sayu Bella memang sudah diproyeksikan untuk tampil di Asian Games. Selama di Pelatnas, ia menjalani program latihan yang sangat ketat, didukung fasilitas lengkap hingga pendampingan tim medis,” ujar Sudayasa, Minggu (27/9/2026).
Sudayasa menambahkan, selama masa persiapan, tim pelatih secara intensif memberikan gambaran serta pemetaan karakter sirkuit ekstrem di Obata Ryokuchi Park, Aichi-Nagoya, sehingga Sayu Bella mampu beradaptasi cepat saat berlaga.
Sebelum menyabet perunggu di Asian Games 2026, peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja ini memang dikenal sebagai salah satu pembalap sepeda gunung andalan Indonesia dengan rentetan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Capaian ini diharapkan dapat menyuntikkan semangat baru bagi regenerasi atlet balap sepeda di Bali dan Indonesia.
”Pencapaian ini memberikan motivasi besar, tidak hanya bagi Sayu Bella pribadi, tetapi juga bagi seluruh atlet muda Indonesia—khususnya dari Bali dan cabang olahraga balap sepeda gunung—agar terus berjuang mengharumkan nama bangsa,” pungkas Sudayasa. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali