Bravo! Pecahkan Rekor Asia, Desak Rita Raih Emas Keempat Indonesia di Asian Games 2026

Eka Prasetya • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 06:33 WIB
REBUT EMAS: Atlet panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi menunjukkan medali emas yang ia raih pada ajang Asian Games 2026. (Kemenpora)
REBUT EMAS: Atlet panjat tebing, Desak Made Rita Kusuma Dewi menunjukkan medali emas yang ia raih pada ajang Asian Games 2026. (Kemenpora)

 

RadarBuleleng.id – Atlet panjat tebing putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, tampil perkasa di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. 

Turun di nomor speed putri, Desak Rita berhasil mempersembahkan medali emas keempat bagi kontingen Indonesia usai mencatatkan waktu fantastis 6,062 detik di partai puncak.

Capaian ini sekaligus menggenapi target empat medali emas yang dipatok pemerintah Indonesia dalam pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Prestasi Desak terasa kian istimewa lantaran torehan 6,062 detik miliknya resmi memecahkan rekor Asian Games sekaligus rekor Asia terbaru. 

Ia menajamkan rekor Asia sebelumnya atas namanya sendiri yang mencatatkan waktu 6,07 detik pada Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China, April lalu.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi capaian prestasi yang ditorehkan oleh Desak Rita yang notabene atlet asal Desa Sambangan, Kabupaten Buleleng itu.

”Ini menjadi emas keempat sekaligus memenuhi target yang kita tetapkan. Catatan waktu 6,062 detik bukan hanya membawanya juara, tetapi juga mencatatkan rekor Asian Games dan rekor Asia. Ini membuktikan kedigdayaan atlet Indonesia di level tertinggi Asia,” ujar Erick.

Erick juga mengucapkan terima kasih kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) serta jajaran pelatih atas pembinaan berjenjang dan konsisten yang sukses melahirkan atlet pemecah rekor dunia dan Asia.

Medali emas di Aichi-Nagoya ini semakin memperpanjang deretan prestasi mentereng Desak Made Rita di panggung olahraga internasional sepanjang tahun 2026. 

Keberhasilan ini menjadi emas kelimanya di ajang internasional tahun ini, setelah sebelumnya menyabet emas kategori speed putri pada World Climbing Asia Championship di Meishan pada April lalu, serta emas *speed* estafet putri bersama Kadek Adi Asih di Asian Beach Games Sanya.

Selain itu, Desak juga sukses meraih emas speed perorangan putri pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Krakow, Polandia pada Juli lalu, yang disusul raihan emas seri IFSC Climbing World Cup di Chamonix, Prancis. 

Pada kejuaraan dunia di Krakow tersebut, ia juga membawa pulang medali perak nomor Speed Mixed Relay bersama Antasyafi Robby Al Hilmi serta medali perunggu nomor Speed Relay Putri berpasangan dengan Rajiah Sallsabillah.

Menpora menegaskan, meski target awal empat medali emas telah terpenuhi, perjuangan tim Indonesia belum usai. 

Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi medali dari cabor panjat tebing nomor speed perorangan putra serta sejumlah cabor unggulan lainnya.

”Target empat emas sudah terpenuhi dan kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai, masih ada peluang menambah emas. Kami terus mengawal perjuangan para atlet hingga pertandingan terakhir. Semoga Merah Putih kembali berkibar dan Indonesia Raya berkumandang di Nagoya,” pungkas Erick. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Asian Games 2026 Panjat Tebing Indonesia Desak Rita FPTI Desak Made Rita Kusuma Dewi