Bravo! Sempat Tabrakan di Final, Pilot Drone Buleleng Rebut Medali Emas di Turnamen Nasional

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:56 WIB
REBUT JUARA: Atlet Aero Sport Buleleng, Putu Valiant Laksana Dharma (kanan) berhasil meraih medali emas pada nomor Drone Race 5 Inch dalam ajang Open Tournament Drone Racing Panglima TNI Cup 2026 di Lanud Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan. (KONI Buleleng)
REBUT JUARA: Atlet Aero Sport Buleleng, Putu Valiant Laksana Dharma (kanan) berhasil meraih medali emas pada nomor Drone Race 5 Inch dalam ajang Open Tournament Drone Racing Panglima TNI Cup 2026 di Lanud Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan. (KONI Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Atlet aero sport kebanggaan Buleleng, Putu Valiant Laksana Dharma, 17, berhasil menyabet medali emas pada nomor Drone Race 5 Inch dalam ajang Open Tournament Drone Racing Panglima TNI Cup 2026 di Lanud Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (11/10/2026).

Turnamen yang berlangsung dua hari pada 10–11 Oktober 2026 ini diikuti oleh 26 pembalap (pilot) drone terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, hingga Sulawesi.

Persaingan diawali dengan babak kualifikasi untuk menjaring 16 pilot terbaik ke fase eliminasi ganda (double elimination). 

Di setiap babak, empat pilot saling beradu cepat mengendalikan drone mengitari rintangan, di mana hanya dua posisi teratas yang berhak melaju ke babak berikutnya.

Pelatih Aero Sport Buleleng, Oka Darma, mengungkapkan keberhasilan Valiant meraih podium tertinggi tidak lepas dari ketenangan dan fokus yang terjaga, meski sempat diterpa insiden di babak penentu.

”Valiant sempat mengalami tabrakan dengan drone peserta lain pada babak final. Namun ia mampu melakukan pemulihan secara cepat dan melanjutkan balapan hingga menyentuh garis finis di posisi pertama,” ujar Oka Darma, Minggu (11/10/2026).

Oka menjelaskan, drone racing merupakan olahraga kedirgantaraan yang mengombinasikan keterampilan teknis, refleks tinggi, serta kesiapan mental. 

Perangkat yang digunakan pun memiliki spesifikasi khusus, seperti penggunaan baterai Lithium Polymer (LiPo) 4–6S pada kelas 5 inch.

Menurutnya, tingginya biaya peralatan dan kebutuhan baterai menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan atlet balap drone di daerah.

”Spesifikasi peralatan drone racing sangat khusus dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, dukungan fasilitas latihan, pendanaan, serta pembinaan klub sangat krusial bagi keberlanjutan prestasi atlet,” jelasnya.

Valiant yang menekuni dunia drone racing sejak 2022 ini memiliki rekam jejak prestasi mentereng. 

Sebelumnya, ia meraih medali perunggu pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut, medali emas Porprov Bali 2025, serta perak pada Kejurnas Aero Sport 2025. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Drone Racing Buleleng Putu Valiant Laksana Panglima TNI Cup 2026 koni buleleng